Berpotensi Menjadi Wisata Religi, Tempat Ziarah di Malang Sering Dikunjungi Pejabat Daerah

tempat, ziarah, di, malang, makam, ki, ageng, gribig, bupati, doa, wisata, religi, kompleks, pemakaman, reso, mbah, sogol, gondanglegi, kedungkandang, peziarah, kunjungan, ke, tujuan, wisatawan, pejabat, daerahPeziarah berdoa di makam Ki Ageng Gribig Malang (video.com: zainul_ar)cbcbcbbbccbbb

Jika mengutip dari Kamus Bahasa , merupakan ke tempat yang dianggap atau mulia ( dan sebagainya). Di , ada beberapa tempat yang sering dijadikan sebagai tujuan orang berziarah, antara lain makam Ki Ageng Gribig, Mbah Reso, Mbah Sogol Gondanglegi, dan tempat lainnya.

Makam Ki Ageng Gribig menjadi salah satu makam yang paling sering dikunjungi oleh peziarah seperti pejabat Pemkot Malang beserta Pjs Wali Kota Malang, Wahyudi, yang melakukan ziarah ke makam yang berlokasi di Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang.

“Pertama, kami mengucapkan rasa syukur, juga bangga dengan almarhum (Ki Ageng Gribig). Di mana, melalui beliau, Malang ini berdiri,” tutur Pjs Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahid Wahyudi.

“Sesuai cerita yang saya baca, Ki Ageng Gribig adalah sosok pejuang tangguh. Melalui perjuangan yang dilakukan, beliau berhasil mendirikan Malang,’’ tambah pria yang juga menjabat Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur itu.

Disinggung mengenai doa apa yang dipanjatkan ke makam itu, Wahid mengatakan bahwa tidak ada doa yang spesifik. Pertama, ia mendoakan Ki Ageng Gribig dan keluarga. “Untuk doa terakhir, agar kami dapat melanjutkan perjuangan, sehingga cita-cita Ki Ageng Gribig dapat tercapai,” ungkapnya.

Usai mengunjungi makam Ki Ageng Gribig, Wahid mengatakan kawasan tersebut sangat berpotensi menjadi para . Konsep yang ditawarkan bukan biasa, tapi .

”Ini bisa dikelola dan dikembangkan menjadi wisata religi. Selain tempatnya nyaman, sosok Ki Ageng Gribig sebagai pendiri Malang mampu menyedot perhatian para wisatawan. Dan nanti konsep ini akan kami bicarakan secara serius dengan dinas terkait,’’ tandasnya.

Tidak jauh dari Makam Ki Ageng Gribig, ada satu makam lagi yang biasanya dikunjungi yaitu Makam Raden Tumenggung Notodiningrat I. Ia adalah Bupati Malang pertama yang menjabat pada tahun 1819-1839 Masehi. Letak makamnya tidak jauh dari Ki Ageng Gribig. Kompleks pemakaman itu selalu didatangi oleh para pemimpin Kota Malang maupun Kabupaten Malang, terutama saat peringatan hari ulang jadi masing-masing daerah.

Kota Malang sendiri memperingati hari jadi ke-104 tahun pada 1 April 2018. “Semoga kita semua selalu bisa mewujudkan cita-cita para leluhur dalam mewujudkan Malang yang sejahtera,” ucap Wahid.

Di kompleks pekuburan itu, tidak hanya dimakamkan Ki Ageng Gribig dan istrinya maupun Bupati Malang I beserta keluarganya. Terdapat juga makam Bupati Malang II Raden Ario Adipati Notodiningrat II dan Bupati Malang III Raden Ario Tumenggung Notodiningrat III beserta kerabatnya.

Kompleks pemakaman itu menjadi peristirahatan terakhir para mantan bupati yang memerintah Malang akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Bahkan, Bupati Surabaya, Bupati Bondowoso sampai Bupati Probolinggo juga dimakamkan di kompleks itu.

“Pemakaman ini bisa jadi tujuan wisata religius, punya makna yang tinggi. Mereka adalah leluhur kita yang meletakkan nilai-nilai ketuhanan dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Wahyudi.

Loading...