Bermanfaat untuk Kesehatan, Harga Buah Bit di Superindo Dibanderol Rp 26 Ribuan

Harga Buah Bit - hellosehat.comHarga Buah Bit - hellosehat.com

Tanaman bit merah (beetroot) mungkin masih belum begitu umum bagi di Indonesia. Padahal buah satu ini memiliki banyak khasiat atau yang baik untuk , mulai dari kaya kandungan nutrisi esensial hingga dapat menurunkan risiko jantung. Saat ini buah bit sudah mulai banyak di supermarket besar seperti Carrefour, Transmart, Giant, Hypermart, hingga Superindo dengan yang .

Harga buah bit atau whole beetroot di Superindo dijual Rp 26.926 per pack atau Rp 5.495 per 100 gram. Cara memilih buah bit yang bagus cukup mudah. Buah bit yang bagus biasanya memiliki sedang, berwarna ungu tua, teksturnya agak keras, permukaan buah harus mulus tanpa retakan, serta tidak boleh terlihat layu atau terlihat sangat kering. Selain itu tidak tampak adanya lendir atau cairan yang keluar dari daging buahnya.

Umumnya buah bit merah tumbuh di dataran tinggi yang ketinggiannya di atas 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tetapi belum lama ini Kelompok Tani (Poktan) Cempiring di Dusun Tanjung Kidul, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton berhasil mengembangkan budidaya bit merah di dataran rendah.

Poktan Cempiring mampu mengembangkan buah yang masih langka ini di dataran rendah yang hanya 2 mdpl dengan lahan yang tidak terlalu luas, hanya sekitar 400 meter persegi. “Ini satu-satunya di Indonesia. Suhu atas tanah di Paiton ini, jauh lebih panas dibandingkan di dataran tinggi. Saya menyiasati dengan menurunkan suhu di bawah tanah, melalui pemurnian tanah. Sehingga akar bisa tumbuh dan memungkinkan tanaman tetap bisa hidup,” kata Rahmad Yogi Samantha, ketua Poktan Cempiring, Sabtu (1/9/2018), seperti dilansir Kumparan.

Ia menjelaskan, di lahan 400 m2 tersebut dapat ditanami sampai 1.000 bibit bit merah yang dibeli dari Malang. Dengan perlakuan full organik, bit merah bisa dipanen dalam kurun waktu 2,5 bulan saja dan dapat menghasilkan sekitar 1 kuintal bit dengan harga jual Rp 35 ribu per 1 kilogram.

Harga itu menurut Yogi cukup murah, sebab di supermarket atau swalayan harga per 1 kg bisa mencapai Rp 50 ribu. Dalam 1 tahun, lahannya dapat memanen 4 kali atau menghasilkan sekitar Rp 14 juta. “Sangat menjanjikan. Apalagi tanaman itu bisa bertahan hingga 4 bulan di dalam tanah. Untuk pemasarannya masih di seputar Probolinggo. Karena masih terkendala luas lahan tanam,” ungkapnya.

Loading...