Berlokasi di Jonggol, Pesantren Madinatul Qur’an Tarik Biaya Rp 350 Ribu untuk Pendaftaran Santri Baru

Pondok Pesantren Madinatul Qur’an - ceramahmotivasi.comPondok Pesantren Madinatul Qur’an - ceramahmotivasi.com

Madinatul Qur’an adalah sebuah ponpes besar yang berlokasi di Jonggol, Bogor, Jawa Barat. Ponpes ini didirikan dengan harapan melahirkan kembali generasi penegak kejayaan yang mengembalikan kepada masa keemasannya, kepada Alquran, kepada kemurnian ajaran Islam, aqidah yang lurus dan akhlakul karimah yang berlandaskan Alquran dan As-Sunnah, serta berdasarkan pemahaman ulama salaf Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Ponpes Madinatul Qur’an memiliki beberapa gedung, Madinatul Quran 1 berlokasi di Cipondok, Madinatul Qur’an 2 di Jalan Baru TMMD, Madinatul Qur’an 4 di Rawamakmur, dan Madinatul Qur’an 5 di Raya Klapanunggal. Ponpes Madinatul Qur’an menyelenggarakan beberapa , mulai dari SD Tahfidz, SMP, SMA Tahfidz, SMK TI, TI, Tahfidz dan Bahasa Arab, serta Ma’had Aly.

Pada tahun ajaran 2018/2019 ini Madinatul Qur’an kembali membuka penerimaan santri baru dengan sebesar Rp 350 ribu. Selain diwajibkan membayar pendaftaran, para siswa juga dikenai uang pangkal dan SPP dengan besaran yang bervariasi. Sebagai untuk jenjang SD uang pangkalnya Rp 5 juta dan dikenai iuran bulanan Rp 350 ribu, lalu untuk SMP dan SMA uang pangkalnya masing-masing Rp 10 juta serta uang sarpras Rp 3,5 juta dan bulanan Rp 1,5 juta.

Lain lagi dengan program SMK TI (jurusan TKJ dan RPL), siswa akan dikenai uang pangkal Rp 10 juta, uang sarpras Rp 3,5 juta, Lab Praktek Rp 3,5 juta, dan bulanan Rp 1,75 juta. Kemudian Pendidikan Tahfidz uang pangkalnya gratis, tetapi santri akan dikenai uang sarpras Rp 1,5 juta dan bulanan Rp 1,5 juta. Sedangkan untuk Ma’had Aly hanya dikenai uang sarpras Rp 1,5 juta dan uang pendaftaran Rp 350 ribu.

Karena mengedepankan ajaran Alquran dan sunnah Rasul, para santri di Madinatul Qur’an pun kerap melakukan kajian surah-surah atau kitab-kitab tertentu, misalnya saja kitab fiqih Syafi’I berjudul Fathul Qarib karya Syaikh Abu Suja. “Kajian kitab Fathul Qarib ini sangat penting bagi para santri untuk bekal ibadah berdasarkan fiqih (madzhab) Imam Syafi’i,” ujar pimpinan Ponpes Madinatul Qur’an Dr Syamsul Yakin MA, seperti dilansir Republika.

Loading...