Berlokasi di Daerah Kuningan, Biaya Masuk Ponpes Husnul Khotimah Mulai Rp 16 Jutaan

biaya, santri, baru, ponpes, husnul, khotimah, pondok, pesantren, kuningan, kabupaten, iuran, bulanan, jenjang, MTs, MA, I dad, sekitar, para, event, perlombaan, sains, nasional, berprestasi, bidang, studi, putra, putriSantri pria Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan (Instagram: @ponpes_husnulkhotimah)

Di daerah Kabupaten Kuningan terdapat pondok pesantren (ponpes) yang bernama Husnul Khotimah (islamic boarding school). Untuk penerimaan baru, ponpes tersebut menarik bagi santri putra maupun putri, baik untuk jenjang MTs, I dad, maupun MA (matrik).

Biaya untuk para santri baru apabila dijumlahkan secara keseluruhan, untuk jenjang MTs jumlahnya mencapai Rp 17 jutaan, jenjang I dad sekitar Rp 16,8 jutaan, dan jenjang MA sekitar Rp 17,2 jutaan.

Selain itu, setiap santri akan diwajibkan membayar iuran bulanan sebesar Rp 1,2 juta, dan biaya matrikulasi Rp 1,5 juta (untuk yang langsung ke kelas 10 MA). Biaya-biaya tersebut dapat ditransfer ke rekening BNI Syariah sesuai ketentuan. Informasi selengkapnya dapat Anda temukan di website psb.husnulkhotimah.sch.id.

Santri-santri yang di ponpes tersebut dikenal berprestasi. Buktinya adalah untuk yang keempat kalinya secara berturut-turut, santri Madrasah Aliyah (MA) Husnul Khotimah meraih juara umum Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten Kuningan untuk tingkat SMA/MA. Ada kurang lebih 13 orang santri dari ponpes tersebut yang lolos ke Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi .

Bidang studi yang dilombakan ada 9 bidang studi, antara lain Fisika, Matematika, Kimia, Biologi, Teknologi Informatika Komputer (TIK), Astronomi, Kebumian, Ekonomi, dan Geografi. Perlombaan tersebut diselenggarakan pada 28 Februari 2018, dan hasil perlombaan diumumkan secara pada 2 Maret 2018.

Sementara itu, dalam waktu dekat, organisasi santri Husnul Khotimah akan mengadakan event Aresta 13. Event tahunan tersebut bertajuk Genggam Dunia dengan Impianmu Ubah Dunia dengan Potensimu akan diisi beragam perlombaan, seminar, bazaar, konser amal, dan kegiatan lainnya. Panitia pelaksana, Tata, mengatakan bahwa perlombaan pada Aresta 13 akan diikuti para pelajar, baik dari tingkat SD hingga SMA sederajat.

Peserta yang akan mengikuti event tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Kuningan, tetapi juga para pelajar se-Pulau Jawa. “Adapun perlombaan yang diagendakan di antaranya lomba Musabaqoh Hifdzil Quran untuk SD SMP dan SMA, Musabaqoh Khitobah bagi pelajar SMA, Lomba Da’i Cilik untuk SD, LCC PAI untuk tingkat SMP, Lomba Nasyid untuk SMP/SMA, Lomba Story Telling untuk SMP, Olimpiade MIPA untuk SMP, Lomba Debat Bahasa Indonesia untuk SMA, Fotografi untuk SMA, Kaligrafi untuk SMA, dan Short Movie untuk SMA,” ujar Tata, panitia pelaksana.

Selain itu, terdapat juga Seminar Generasi Milenial bagi remaja yang diisi oleh tiga orang pembicara kompeten. Narasumber tersebut yaitu Presiden Mahasiswa ITB 2018, Ahmad Wali Radhi, dan penulis Pembuktian Cinta, Nusaibah Azzahra, serta mahasiswa Wageningan University Germany, Rio Al Fajri.

“Akan ada banyak penampilan dan terobosan yang diciptakan sebagai bentuk perwujudan dari kreativitas kelas atas santri Husnul Khotimah, yang juga akan dimeriahkan oleh Vocafarabi, Ebieth Beat A, dan Sintesa Vocal Play. Kita juga akan mengundang Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, sekaligus memperebutkan piala Disdikpora, Bupati Kuningan, Gubernur Jabar, dan RI,” ungkapnya.

Total hadiah yang dipersiapkan panitia sendiri lanjutnya, yakni mencapai angka Rp50 Juta. Kemudian untuk merchandise sponsor diharapkan, dapat memacu daya saing antar peserta dan menarik api semangat untuk terus berkarya.

Loading...