Berlibur Saat Musim Hujan, Tempat Wisata Indoor Berupa Museum di Malang Bisa Menjadi Pilihan

tempat, wisata, indoor, di, malang, museum, kota, batu, brawijaya, karcis, murah, edukasi, anak-anak, museum, satwa, tubuh, cafe, hotel, pusat, perbelanjaan, harga, susu, jatim, park, 1, 2, 3, pilihan, konsep, outdoorMonumen Jenderal Sudirman di halaman Museum Brawijaya Malang (instagram: @museumbrawijayamlg)

Berlibur ke tempat merupakan cara untuk melepaskan penat setelah berkutat dengan aktivitas sehari-hari. Alternatif tempatnya bisa berupa outdoor atau indoor. Pada musim penghujan, biasanya tempat indoor banyak diburu, karena pengunjung bisa terlindungi dan tidak akan basah karena terkena air hujan.

Di Kota , pengunjung bisa mengunjungi tempat wisata indoor seperti Brawijaya. Di itu, Anda dapat melihat peninggalan seperti kereta, dokumen, senjata, baju , kendaraan zaman kuno, dan lainnya. Untuk memasuki museum ini, Anda diharuskan membayar dengan harga cukup murah. Selain itu, Anda bisa berfoto-foto di area museum.

Untuk wilayah Malang, tempat wisata yang ada sebagian besar merupakan kawasan outdoor seperti pantai atau taman di tengah kota. Jika Anda bergeser ke arah Kota Batu, mungkin akan terdapat lebih banyak tempat wisata dengan konsep indoor. Sebut saja area Jatim Park 1, 2, dan 3. Di kawasan itu terdapat Museum Satwa, Museum Tubuh, Galeri Raos, cafe atau lounge di , dan pusat perbelanjaan.

Kota Batu sedang membangun wisata edukasi yang juga memiliki kawasan berkonsep indoor yang dapat dinikmati oleh pengunjung anak-anak, tempat itu adalah Wisata Edukasi Susu Batu (WESB). Lokasinya ada di area KUD Kota Batu, di Jalan Ir. Soekarno, Desa Beji, Kecamatan Junjero.

Pembangunan WESB sudah berlangsung sejak akhir tahun 2017. Hingga awal Januari 2018, prosesnya sudah berjalan sekitar 25 persen. “Memang pembangunan berjalan sekitar 25 persen. Jadi, kami belum memastikan kapan akan dibuka. Tapi kalau sudah selesai, kami segera buka. Bisa saja tahun 2018 ini,” ungkap Ismail Hasan, ketua KUD Kota Batu.

Di dalam layout WESB, akan ada banyak wahana selain edukasi susu. Mulai ada play ground outdoor, playground indoor dan anak, plaza bunga, food court, kolam, labirin, area ketangkasan dan edukasi biogas.

Ismail menjelaskan bahwa dasar perencanaan wisata edukasi ini supaya datang ke Kota Batu tidak hanya mengenal panoramanya, tetapi juga mengenal lebih jauh destinasi minum susu. “Apalagi ada Jatim Park 3 lokasinya berada di depan kantor kami. Ini merupakan satu peluang,” ungkapnya.

WESB merupakan wisata edukasi yang dibangun KUD Kota Batu bekerja sama dengan PT Maju Usaha Bersama milik Paul Sastro Sandjojo. Letaknya tepat di depan lokasi Jatim Park 3. Dalam edukasi susu ini, wisatawan juga diperbolehkan minum susu. Wisatawan akan diberi edukasi proses pengolahan susu sapi.

Ismail berharap kunjungan wisatawan di lokasi edukasi susu itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Untuk saat ini, lanjut Ismail, setiap hari KUD Kota Batu menghasilkan susu segar sejumlah 17 ton dari 2.300 peternak di Kota Batu. “Kalau nantinya wisata ini berkembang dengan pesat, bisa jadi permintaan meningkat dan perekonomian masyarakat bertambah dan terangkat,” ucapnya.

Loading...