Berkantor Pusat di Bandung, Harga Tiket Bus Kramat Jati Jurusan Jakarta-Palembang Rp 210 Ribuan

harga, tiket, bus, kramat, jati, jakarta, palembang, barang, paket, armada, fasilitas, kantor, pusat, pool, dki, jakarta, daerah, khusus, ibukota, agen, jabodetabek, facebook, media, sosial, super, executive, po, penumpang, terminalIlustrasi: perjalanan bus antar kota antar provinsi

Bepergian menggunakan masih menjadi pilihan bagi sebagian orang. Terlebih mendekati Idul Fitri, saat sebagian besar orang mudik, banyak pula yang memburu tiket .

Bus tidak hanya bisa dinikmati dalam kota antar provinsi saja, tetapi juga antar pulau, seperti Jakarta-Palembang. Untuk menempuh kedua kota beda pulau itu, Anda bisa memilih Bus Kramat Jati sebagai sarana transportasi.

Bus Kramat Jati Super Executive, begitu sosial media Facebook milik bus itu dinamai, menyediakan tiket bagi calon jurusan Jakarta-Palembang. tiketnya sekitar Rp 210.000 untuk satu penumpang. Perjalanan antar pulau melalui darat itu memakan waktu kurang lebih 13 jam 24 menit. Bus akan berangkat dari Pulogebang, Pondok Pinang, Jakarta.

Dikarenakan waktu tempuh yang cukup lama, penumpang bisa menikmati yang diberikan Bus Kramat Jati seperti bantal dan selimut. Selain itu, bus juga dilengkapi dengan AC.

Bus Kramat Jati berkantor pusat di Jl, Ambon nomor 3, Kota Bandung, Jawa Barat. Sedangkan, agen-agen bus tersebar di beberapa tempat, seperti di wilayah DKI (Daerah Khusus Ibukota) Jakarta. Di wilayah Ibukota, pool Bus Kramat Jati tersebar di beberapa lokasi seperti di daerah Jakarta Timur, Selatan, Barat, dan Pusat, serta beberapa lokasi lain yang ada di wilayah Jabodetabek.

Mendekati Hari Lebaran, tidak hanya tiket untuk mudik saja yang ramai, tetapi juga jasa pengiriman paket yang juga dilayani oleh Bus Kramat Jati. Pengelola Bus Kramat Jati, Widi, mengaku bahwa peningkatan pengiriman terjadi sebanyak 50 persen dibanding hari biasa. Bahkan, peningkatan dirasa sudah sejak awal Ramadan. Barang rata-rata akan dikirim ke sejumlah daerah di Pulau Jawa, Jambi, dan Palembang.

“Kurang lebih sudah 50 persen peningkatannya. Barang (paket) yang masuk ke kita juga dari daerah lain sudah banyak di gudang (kantor PO bus). Intensitas pengiriman barang masih akan terus meningkat sampai mendekati Lebaran,” kata Widi, pengelola PO Bus Kramat Jati.

Namun, Widi menyatakan pihaknya akan memberhentikan pengiriman dan penerimaan paket pada H-7 Idul Fitri. Hal itu dikarenakan pihak pengelola bus tidak ingin mengambil risiko barang tidak bisa dikirim karena kemacetan saat arus mudik.

Mengenai ketersediaan armada bus, Widi menerangkan, Bus Kramat Jati akan menambah sebanyak 30 unit bus yang berangkat ke luar kota pada H-7 Lebaran. “Kalau keberangkatan normal setiap hari. H-7 juga satu jurusan akan berangkat ke daerah tujuan dan tidak akan singgah ke daerah lainnya. Jadi, begitu sampai, istirahat sebentar langsung berangkat lagi ke daerah tujuan,” imbuhnya.

Pengelola Bus Kramat Jati itu pun menerangkan bahwa pihaknya selalu menjadikan keselamatan dan kesiapan sebagai prioritas. Hal itu ditunjukkan oleh adanya pengecekan mesin mobil dan kelengkapan lain setiap sebelum keberangkatan.

Loading...