Berguna untuk Pemeriksaan Dada, Biaya Rontgen Thorax di Prodia Berkisar Mulai Rp 250 Ribuan

Ilustrasi: foto rontgen dadaIlustrasi: foto rontgen dada

sudah sepatutnya dijaga, jadi apabila mengalami rasa nyeri atau ketidaknyamanan di area tertentu seperti dada, maka sebaiknya lebih waspada dan berkonsultasi dengan jika rasa sakitnya terus berkelanjutan. Pemeriksaan area dada biasanya dapat dilakukan dengan melakukan rontgen thorax. Pemeriksaan dengan X-ray ini berfungsi untuk mendiagnosis kondisi yang melibatkan dinding thorax/dada, tulang dada, dan struktur yang ada di dalam rongga dada, termasuk paru-paru, jantung, dan sebagainya.

Rontgen thorax bermanfaat untuk membantu kelainan jantung bawaan, gagal jantung, dan masalah jantung lainnya, infeksi (umumnya TBC atau TB paru), pneumonia, paru obstruktif kronik (emfisema, bronkhitis), embolisme pada paru, tumor atau kanker paru, dan lain-lain. Layanan rontgen thorax ini sudah banyak disediakan di sejumlah , salah satunya seperti di Lab Prodia. rontgen dada di Prodia berkisar mulai Rp 250 ribuan dan hasil pemeriksaan umumnya dapat diperoleh dalam waktu sekitar 1 hari saja.

Menurut Dokter Ayu Asri Devi Adityawati, banyak orang khawatir dengan ketidakberesan pada jantungnya saat mengalami suatu sensasi rasa tidak enak di daerah dada, terutama di sebelah kiri. “Lalu apakah kita tidak seharusnya merasa khawatir akan hal tersebut atau justru kita tenang-tenang saja menganggap semua baik adanya? Itu yang perlu dicermati,” ungkap dr. Devi, seperti dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut dr. Devi menerangkan, nyeri dada dikarenakan oleh iskemia jantung disebut sebagai angina. Biasanya timbul karena berat, stres, dan juga emosi. Angina dapat dideskripsikan sebagai rasa tidak enak di bagian dada berupa perasaan seperti tertimpa atau tertindih tekanan berat atau kadang ada sensasi seperti rasa terbakar. Keadaan ini biasanya berlangsung selama beberapa menit di area dada, kadang bisa menjalar ke bagian kiri bahu, tangan, atau leher sang penderita.

“Jika kita merasakan nyeri dada yang khas seperti di atas ada baiknya kita segera mengunjungi IGD untuk memeriksakan keadaan tersebut. Dokter akan melakukan langkah awal berupa menggali keadaan pasien dengan melakukan beberapa pertanyaan termasuk di dalamnya mengenali faktor risiko yang mungkin ada pada pasien tersebut,” tuturnya.

Penegakan diagnosa juga dibantu lewat pemeriksaan tanda vital seperti tekanan darah dan nadi, lalu pemeriksaan rekam jantung atau EKG, serta pemeriksaan pendukung seperti foto rontgen dada. “Ada baiknya jika kita sering mengalami nyeri dada maka sempatkanlah mencoba melakukan treadmill test untuk memberikan informasi apakah jantung kita memiliki asupan darah dan oksigen dari sirkulasi saat kita mengalami stres fisik (stres fisik yang dimaksud adalah saat kita berlari saat pemeriksaan treadmill),” pungkasnya.

Loading...