Bergairah Jelang Rilis BI Rate, Rupiah Ditutup Naik 13 Poin

bisnis.liputan6.com

tampaknya bergairah jelang rilis BI rate yang diumumkan (21/7). Menurut Bloomberg Index pada pukul 15.58 WIB, mata uang Garuda menutup perdagangan dengan penguatan sebesar 13 poin atau 0,10% ke level Rp13.099 per dolar AS setelah bergerak sepanjang hari.

Rupiah sebenarnya mengawali perdagangan hari ini dengan pelemahan sebesar 10 poin atau 0,08% di Rp13.122 per dolar AS. Namun, mata uang Garuda mampu berbalik 10 poin atau 0,08% ke level Rp13.102 per dolar AS saat jeda siang. Jelang penutupan, atau pukul 15.42 WIB, spot kembali naik 15 poin atau 0,11% ke posisi Rp13.097 per dolar AS.

Penguatan mata uang Garuda juga diwartakan Yahoo Finance. Pada pukul 16.10 WIB, rupiah terpantau naik 10 poin atau 0,07% ke level Rp13.095 per dolar AS.

Seperti diutarakan Ekonom Samuel Sekuritas , Rangga Cipta, fokus hari ini memang tertuju pada rapat Dewan Gubernur Bank yang berpeluang memangkas BI rate sebesar 25 bps. “Rupiah bisa menguat tipis hari ini,” katanya.

Meski begitu, penguatan rupiah memang cenderung terbatas karena Bank Indonesia tidak menginginkan mata uang Garuda terlalu perkasa sebab dikhawatirkan bisa mengganggu . “Padahal jika dari sisi impor, efeknya dan menguntungkan bagi Air,” kata Ekonom Bank Permata, Josua Pardede.

“Ada intervensi Bank Indonesia mengingat level support rupiah di Rp13.050 per dolar AS sulit ditembus,” lanjutnya. “Namun, rupiah belum masuk currency war, terlebih komoditas ekspor Indonesia belum dapat diunggulkan.”

Loading...