Berfungsi sebagai Pengendali Gulma, Harga Racun Rumput Gramoxone Mulai Rp 27 Ribuan

Racun Rumput Gramoxone - www.tokopedia.comRacun Rumput Gramoxone - www.tokopedia.com

Keberadaan rumput liar atau gulma memang cukup mengganggu tanaman yang sedang dibudidayakan. Beberapa biasanya memanfaatkan herbisida atau pengendali gulma seperti merek Gramoxone. Racun rumput Gramoxone ini dijual dengan harga bervariasi, tergantung ukuran kemasannya.

Produk Gramoxone diproduksi oleh pabrik Syngenta Indonesia di Gunung Putri, Jawa Barat. Sebanyak 80-85% hasil produksinya untuk memenuhi dalam negeri. Pabrik Syngenta di Gunung Putri merupakan fasilitas untuk Formulation, Filling and Packing (FF&P) bagi produk perlindungan tanaman Syngenta.

Tiap tahunnya, pabrik FF&P Syngenta Gunung Putri mempunyai kapasitas mencapai 58 juta liter. Produk utama yang dihasilkan adalah herbisida Gramoxone yang mencapai 86% serta insektisida dan fungisida. “Sekitar 80-85 persen dari site FF&P Syngenta Gunung Putri ditujukan untuk lokal Indonesia sementara sisanya sebesar 10-15 persen diekspor ke beberapa negara seperti Filipina, Thailand, dan negara lainnya,” kata President Director Syngenta Indonesia Parveen Kathuria, seperti dilansir SawitIndonesia.

Sebagai , harga racun rumput Gramoxone tahun 2018 untuk kemasan 20 liter sekitar Rp 950 ribuan, kemasan 1 liter dijual sekitar Rp 69 ribuan, kemudian kemasan 1/2 liter (500 ml) harganya Rp 40 ribuan, dan kemasan paling kecil isi 1/4 liter (250 ml) harganya dibanderol Rp 27 ribuan per botol. Gramoxone sendiri adalah herbisida purna tumbuh yang bersifat kontak dan berbentuk larutan warna hijau tua. Sifat kontak yang dimaksud adalah, bagian yang tersemprot Gramoxone akan mati atau gosong dalam waktu yang singkat, hanya 1 hari saja gulma akan terlihat gosong dan dalam waktu 3 hari gulma diklaim bisa mati sempurna.

Fungsi Gramoxone cukup banyak, yakni mengendalikan anakan sawit liar, gulma berdaun lebar dan sempit, teki di lahan tanpa tanaman, hutan tanaman industri, tanaman perkebunan, tanaman pangan, padi, jagung, tanaman sayuran, anak kayu, pakis, hingga paku-pakuan yang mengganggu kebun atau pekarangan rumah.

Cara pemakaian Gramoxone pun cukup mudah, pengguna tinggal melarutkan sekitar 100-150 cairan Gramoxone ke dalam 15 liter air, kemudian semprotkan pada gulma yang mengganggu. Dalam jangka waktu 1-3 hari gulma dijanjikan akan mengering dengan sendirinya. Karena merupakan racun rumput yang dikenal efektif, Gramoxone pun disebut-sebut memiliki klasifikasi bahaya WHO kelas II, sehingga sangat berbahaya bila tertelan karena dapat menyebabkan keracunan lewat mulut, kulit, dan pernapasan.

Produk Gramoxone cukup mudah ditemukan di berbagai lokasi, sebab distributor Gramoxone tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Bahkan banyak pula pedagang yang menjual Gramoxone secara online di beberapa jual-beli online.

Loading...