Berfungsi Sebagai Pelancar ASI, Harga Asifit Dan Milmor Dinilai Cukup Terjangkau

harga, asifit, dan, milmor, jumlah, produksi, ASI, ibu, bayi, suplemen, pelancar, di, apotek, tablet, per, faktor, hipogalaktia, primer, sekunder, keadaan, pasaran, cara, asupan, alami, makananIlustrasi: ibu menyusui (sumber: ndtv.com)

Setelah melahirkan, tugas wanita sebagai seorang ibu baru adalah menyusui. Sebagian wanita mungkin tidak mengalami hambatan berarti dalam menyusui, sementara ada di antara para ibu yang berada dalam keadaan hipogalaktia.

Hipogalaktia lebih dikenal dengan kondisi ibu yang kekurangan produksi ASI. Kondisi ini diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu true (hipogalaktia primer) dan false (sekunder). Tentu saja kondisi tersebut membuat seorang ibu tidak tenang, karena biasanya jika si kecil kurang mendapat asupan ASI, maka akan rewel.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi jumlah produksi ASI ibu, antara lain kondisi psikis si ibu. Maksudnya di sini, bila hati ibu tenang, bahagia, maka produksi ASI akan berlimpah. Faktor lainnya yaitu kafein dalam jumlah besar dapat membuat tubuh dehidrasi. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya produksi ASI. Selain itu, -obatan dan diet juga bisa berpengaruh terhadap jumlah produksi ASI.

Untuk mengatasi kondisi ibu yang kekurangan produksi ASI salah satunya dengan minum suplemen pelancar ASI. Dari sekian banyak produk yang di pasaran, Milmor dan Asifit merupakan produk yang cukup dikenal. Kedua produk itu dengan harga cukup terjangkau. Asifit dengan harga Rp 72 ribuan, sementara Milmor Rp 3 ribuan per .

Asifit bisa diminum 3 kali sehari 1-2 tablet. Suplemen tersebut sebaiknya diminum setelah makan. Sedangkan, Milmor sebaiknya dikonsumsi 3 kali sehari masing-masing 1 tablet. Untuk Milmor, Anda bisa mengonsumsinya baik sebelum atau sesudah makan.

Kondisi kurangnya ASI merupakan salah satu masalah yang mungkin dihadapi ibu di seluruh dunia. Tidak hanya terjadi pada ibu yang baru melahirkan, tetapi juga pada ibu yang sudah memiliki anak di atas usia 6 bulan. Untuk mengatasi kurangnya produksi ASI, ibu bisa saja mengonsumsi suplemen seperti Milmor.

Milmor memang merupakan suplemen dengan ekstrak plasenta yang memang ditujukan bagi mereka dengan jumlah ASI sedikit. Untuk efek samping, tidak disebutkan bahwa Milmor memiliki efek samping untuk anak. Namun, tentu saja asupan alami merupakan cara paling aman untuk meningkatkan produksi ASI.

“ASI merupakan sumber makanan dengan gizi lengkap untuk pada usia 0-6 bulan. ASI dipengaruhi oleh ibu secara menyeluruh, termasuk juga mutu dari asupan makanan dan kecukupan istirahat. ASI bukan langsung berasal dari bahan yang ada di perut, namun diolah terlebih dahulu sehingga merupakan bahan yang bergizi (nutrien) yang dihantarkan melalui darah,” ujar dr. Puspita Komala Sari.

Mengenai kurangnya produksi ASI, dr Puspita memiliki jawabannya. “Produksi ASI dipengaruhi dengan semakin seringnya bayi menyusui. Ketika bayi menyusu tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin yang berfungsi penting dalam pengeluaran ASI. Ketika bayi menyusu akan ada pula respons ke otak ibu untuk mengeluarkan ASI lebih banyak. Jadi semakin jarang menyusu dan semakin cepat waktu menyusu berpengaruh dengan jumlah ASI,” ujarnya.

“Sebaiknya susui bayi minimal 20 menit tiap payudaranya. Jika sudah selesai satu payudara dapat berganti ke payudara satunya. Posisi menyusu yang baik juga harus diperhatikan,” tambah dr. Puspita.

Loading...