Beredar Bebas di Jabar, Harga Gula Rafinasi Hari Ini Rp 12.500 Per Kg

Gula - www.republica.comGula - www.republica.com

Belum banyak orang yang tahu bahwa selain gula pasir, ternyata ada jenis gula lain yang juga beredar di , yakni gula rafinasi alias refined sugar. Gula rafinasi mempunyai yang lebih putih dengan tingkat kemurnian yang lebih tinggi karena telah melalui proses pemurnian. Gula jenis ini disebut-sebut dapat menimbulkan sejumlah masalah seperti lemak, diabetes, dan kolesterol. Di Indonesia, hingga hari ini penjualan gula rafinasi pun dibatasi dan tak dapat secara bebas di swalayan meski harganya tak terpaut jauh dari gula lokal.

Berdasarkan SK Menperindag No. 527/MPT/KET/9/2004, gula rafinasi hanya diperuntukkan bagi dan tak diperuntukkan bagi langsung karena harus melalui proses terlebih dahulu. Gula rafinasi mengandung banyak fermentasi yang apabila dikonsumsi secara langsung dapat mengakibatkan penuaan pada kulit melalui proses alami glikasi.

Meski sudah ada larangan yang jelas, nyatanya masih banyak produsen nakal yang menjual gula rafinasi secara bebas dan mengakibatkan gula lokal hasil panen ratusan petani di Jawa Barat menjadi tidak laki. “Pedagang alasannya tidak mau beli karena ada PPN, padahal gula sudah masuk 11 bahan pokok sehingga tidak kena PPN,” kata Ketua DPD Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (Aptri) Jabar, Dudi Bahrudin, Selasa (8/8), seperti dilansir Detik.

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, sekitar 10 ribu ton gula petani tak terjual, akan tetapi sampai saat ini Jabar belum mengalami kelangkaan gula. Ternyata hal ini ditengarai karena gula rafinasi dijual bebas di pasaran.

Salah satu bukti yang ditemukan dari investigasi tersebut adalah gula putih kemasan 1 kg merek Angels Product dijual dengan Rp 12.500 di sebuah mini market. Gula tersebut diyakini sebagai gula rafinasi lantaran Angel Product merupakan pabrik gula rafinasi.

“Hasil investigasi dan sweeping kita temukan tumpukan gula sekitar 100 ribu ton di gudang dekat pelabuhan. Pagi tadi jam tujuh kita juga dapati satu truk tronton tanpa surat-surat akan mengantar gula ke pabrik Chiki. Hasil investigasi dan foto-foto sudah kita serahkan ke kementerian dan DPR RI,” katanya.

Dudi beranggapan bahwa gula rafinasi telah membuat gula lokal milik petani menjadi tak laku di pasaran. Peredaran gula rafinasi di pasaran pun dianggap melanggar peraturan karena seharusnya tak diizinkan dijual secara bebas dan digudangkan, sebab harus langsung didistribusikan ke industri.

Loading...