Berbagai Sentimen Negatif Perlemah Posisi Rupiah

Jakarta – Laju kurs AS terhadap mata uang Garuda masih belum terlihat melambat. Rupiah bahkan sempat tembus ke level Rp 14.100-an/.

Dikutip dari Indeks Dolar , pagi ini (14/12) pukul 08.25 WIB, Rupiah berada pada level Rp 14.109 per Dolar AS. Posisi kali ini lebih rendah dari penutupan Jumat lalu pada level Rp 13.993/USD. Rupiah sempat kembali ke level Rp 14.071/USD pada pukul 08.50 WIB.

Lesunya pergerakan Rupiah pagi ini ditengarai merupakan efek dari semakin dekatnya rapat Federal Open Market Committee (FOMC).

Trian Fatria selaku Research and Analyst Divisi Tresuri mengatakan bahwa pelemahan Rupiah terus terjadi akibat ekspektasi pelaku yang memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember 2015 ini.

“Masih akan didominasi sentimen FOMC,” ujarnya dalam kutipan sebuah .

Kondisi ini diperparah dengan melonjaknya Dolar jelang akhir tahun untuk membayar hutang.

Apalagi, di dalam negeri, kebutuhan dollar meningkat jelang akhir tahun untuk membayar utang. Trian menduga, awal pekan ini, rupiah masih akan di area negatif. Lesunya , terutama dunia, juga memberi kontribusi negatif pada pergerakan Rupiah.

Secara year to date, Rupiah terhitung melemah hingga mencapai 15% terhadap Dolar AS.

Loading...