Benarkah dalam Waktu Kurang dari 1 Abad Pulau Maldives akan Tenggelam?

Pulau Maldives - www.enchantingtravels.comPulau Maldives - www.enchantingtravels.com

Maldives selama ini dikenal sebagai sebuah yang memiliki benar-benar memukau bagi di seluruh penjuru dunia, termasuk asal . Akan tetapi sejak beberapa waktu lalu telah memprediksi jika efek global warming akan membuat Maldives tenggelam. Mungkinkah?

Rupanya kepulauan yang letaknya berjarak sekitar 595 km dari barat daya India tersebut sampai saat ini diketahui sebagai terendah di dunia. Daratan tertinggi di Maldives hanya sekitar 2,4 meter di atas permukaan , sedangkan daratan terendahnya sekitar 1,5 meter di atas permukaan .

Sementara itu, efek global warming atau pemanasan global mengakibatkan es di kedua kutub Bumi meleleh dan menaikkan tinggi air laut sekitar 3 mm setiap tahunnya. Hal tersebut terutama disebabkan mencairnya lapisan es di bagian barat dan timur Antartika atau kutub selatan. Oleh sebab itu, ilmuwan IPCC memprediksi pada akhir abad 21 atau kurang dari 100 tahun ketinggian air laut bertambah lebih dari 1 meter dan menenggelamkan Pulau Male.

Maladewa sendiri memang sadar akan ancaman tersebut. Tak heran jika mereka pun memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. “Pada zaman dulu, orangtua mungkin tidak terlalu memperhatikan kondisi lingkungan. Tetapi, sekarang, semua mengerti pentingnya menjaga lingkungan, terutama laut,” ujar Ivan, salah satu pemandu wisata, seperti dilansir Kompas.

Menariknya, di lembaga pendidikan setingkat sekolah dasar pun terdapat kurikulum tentang menjaga kelestarian laut, termasuk pelajaran menyelam alias diving. “Nelayan juga tidak boleh memancing menggunakan alat yang merusak terumbu karang. Ikan harus dipancing satu-satu,” beber Ivan.

Bukan hanya penduduknya saja, kegiatan peduli lingkungan juga diwujudkan dengan melibatkan wisatawan yang kebetulan sedang menginap di resort. Misalnya di Resor Kurumba, ada kegiatan bulanan seperti bersih-bersih resor dari sampah yang diikuti oleh para staf hotel dan tamu. Sampah-sampah tersebut dan sampah harian dari sejumlah tempat nantinya akan dikumpulkan menjadi satu di sebuah pulau bernama Thilafushi dan nantinya diolah berdasarkan jenisnya.

Salah satu arsitek bernama Mayank Thammala yakin jika peradaban Maldives dapat diselamatkan dari ancaman tenggelam lewat kota techno. Menurut Mayank, manusia dapat membangun atau memanfaatkan tambang minyak lepas pantai di sekitar Maldives untuk diubah jadi kota-kota kecil, demikian seperti dilansir Gizmodo.

Loading...