Belum Goyah, Rupiah Menguat 21 Poin di Awal Selasa

Rupiah - bisnis.tempo.coRupiah - bisnis.tempo.co

JAKARTA – masih belum tergoyahkan dari zona hijau pada perdagangan Selasa (19/3) pagi. Menurut Index, Garuda mengawali dengan menguat 21 poin atau 0,15% ke level Rp14.218 per AS. Sebelumnya, spot sudah berakhir naik 21 poin atau 0,15% di posisi Rp14.239 per AS pada tutup dagang Senin (18/3) kemarin.

Sementara itu, indeks dolar AS bergerak sebaliknya, cenderung melemah pada perdagangan pagi ini. Mata uang Paman Sam terpantau terdepresiasi 0,047 poin atau 0,05% ke level 96,477 pada pukul 08.17 WIB. Sebelumnya, greenback sudah ditutup melemah 0,071 poin atau 0,07% di posisi 96,524 pada Senin waktu setempat.

Menurut beberapa ekonom, penguatan rupiah pada awal pekan kemarin disokong sikap dovish setelah data AS yang lebih lemah dari perkiraan. Pada Jumat (15/3) waktu setempat, data manufaktur AS dilaporkan turun 0,4% di bulan Februari 2019, pelemahan dua bulan beruntun. Sementara, aktivitas pabrik di New York lebih lambat dari yang diperkirakan dengan pembacaan indeks 3,7.

“Banyak yang berharap The Fed lebih baik saat ini menahan suku bunga acuannya, kalaupun menurunkan setidaknya pada akhir tahun,” ujar Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim, dikutip Kontan. “Selain itu, sentimen datang dari Brexit karena hingga detik ini, belum diketahui apakah Perdana Theresa May memperoleh dukungan untuk kesepakatan Brexit dari parlemen Inggris.”

Di sisi lain, Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menuturkan bahwa meski nilai tukar mata uang Garuda perkasa, namun penguatan ini tidak terlalu signifikan. Menurutnya, penguatan rupiah juga tidak akan berlangsung lama karena saat ini sudah mendekati akhir kuartal. Biasanya, pada akhir kuartal, permintaan terhadap dolar AS akan meningkat tajam.

“Biasanya di akhir kuartal, demand untuk dolar AS membesar karena banyaknya kebutuhan pembayaran utang luar negeri atau pembayaran impor,” papar Josua. “Namun, untuk hari ini, kami masih optimistis bahwa rupiah akan melanjutkan penguatan, dengan bergerak di kisaran Rp14.190 hingga Rp14.270 per dolar AS.”

Loading...