Beli Motor Bodong, Dihukum Empat Tahun Penjara

Untuk menekan tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor, Kepolisian Resort (Polres) mewanti-wanti agar tidak membeli atau menggunakan sepeda motor tanpa dilengkapi surat resmi (STNK dan BPKB) atau bodong. Pasalnya, hukuman penjara selama empat tahun bakal dijatuhkan kepada atau sepeda motor bodong tersebut.

Imbauan ini dilakukan di Polres Kabupaten Bogor melalui 32 Polsek se-Kabupaten Bogor. Upaya preventif tersebut dilaksanakan dengan memasang spanduk serta secara lisan kepada masyarakat.

“Hal ini dilakukan guna menekan tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor,” terang Kasubag Humas Polres Kabupaten Bogor, Ajun Komisaris Ita Puspita Lena. “Kebanyakan motor bodong (hasil curian) dijual murah dan masyarakat tentunya banyak yang mau. Padahal, membeli kendaraan hasil curian juga merupakan tindak kejahatan.”

Ditambahkan Ita, sesuai Pasal 480 KUHP tentang Penadah Hasil Curian, membeli kendaraan hasil curian terancam hukuman empat tahun penjara. “Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak membeli kendaraan bodong,” tambahnya.

sepeda motor bodong memang jauh lebih murah jika dibandingkan motor resmi. Sepeda motor Ninja misalnya, bisa dibeli dengan harga Rp9 jutaan. Sementara, sepeda motor bebek cuma Rp2,5 jutaan hingga Rp3 jutaan.

Loading...