Bebas Pestisida, Harga Sayuran Hidroponik Layak Dibanderol Mahal

Bercocok tanam kini rupanya tidak hanya menjadi tren saja, namun juga dapat dijadikan ladang bisnis. Terutama karena saat ini sudah ada banyak bercocok tanam yang lebih modern dan tidak hanya mengandalkan lahan berukuran luas saja.

Sebagai contoh, bercocok tanam dengan hidroponik kini sudah semakin populer di masyarakat perkotaan. Selain untuk konsumsi pribadi, hasil panen dengan hidroponik ini juga dapat dijual dengan hasil yang sangat menguntungkan.

Seperti diketahui, pangsa sayur-mayur tidak akan pernah sepi peminat. Pasalnya, kesadaran masyarakat akan gizi dan yang baik semakin meningkat setiap tahunnya. Hal inilah yang menyebabkan konsumsi sayur cenderung stabil.

Teknik hidroponik sendiri kini banyak diminati karena termasuk salah satu teknik yang sederhana dan tak membutuhkan lahan terlalu luas. Hidroponik hanya memanfaatkan air tanpa tanah. Di perkotaan teknik hidroponik digemari lantaran semakin berkurangnya lahan di kota.

Menariknya, pelaku usaha tanaman hidroponik mampu mencapai hingga Rp 40 juta per bulan. Tanaman sayuran yang dihasilkan dari metode hidroponik memiliki harga jual yang cukup tinggi daripada sayuran yang ditanam dengan metode konvensional dengan menggunakan media tanam berupa tanah.

Misalnya saja sawi putih yang biasanya dijual satu ikat dengan harga sekitar Rp 5.000 hingga Rp 7.000, jika dihasilkan dengan metode hidroponik harga jualnya bisa naik 3 kali lipat menjadi Rp 15.000 hingga Rp 20.000. Tanaman hidroponik lebih mahal karena biasanya tidak menggunakan zat kimia berbahaya seperti pestisida. Karena hasil panennya higienis dan sehat banyak restoran dan hotel yang memakainya demi mengutamakan sayuran yang aman dikonsumsi.

“Sayuran paling banyak dicari oleh masyarakat Balikpapan ada sayuran selada dan sawi. Bahkan hotel-hotel di Balikpapan sudah banyak yang melakukan pemesanan,” kata Venny, pemilik usaha hidroponik di Balikpapan.
Dalam sebulan, Venny mampu melayani sekitar 500 pack atau 300-400 kg. Satu pack sayuran hidroponik beratnya 250 gram. Sedangkan harga sayuran hidroponik yang dijual berkisar mulai Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu.

Loading...