Konsolidasi Perbankan, BCA Caplok Rabobank Seharga Rp397 Miliar

Rabobank - fintechzoom.comRabobank - fintechzoom.com

JAKARTA – Pemberi pinjaman terbesar di Tanah Air, Bank Central Asia atau BCA, pada Rabu (11/12) kemarin sepakat untuk mengakuisisi unit Rabobank dengan harga mencapai 28,3 juta AS atau setara Rp397 miliar. Akuisisi ini dimaksudkan untuk mendukung pengembangan anak perusahaan BCA, menjadi kedua bank tersebut di tahun ini dan konsolidasi terbaru yang memengaruhi perbankan dalam negeri.

Diberitakan Nikkei, pada awal tahun kemarin, Rabobank sudah berencana untuk keluar dari Indonesia. Namun, dengan pembelian tersebut, BCA mempertimbangkan akan adanya merger antara Rabobank Indonesia dengan setidaknya anak perusahaan mereka. Kesepakatan itu sendiri terjadi di tengah percepatan merger perbankan, ekspansi oleh pemain regional yang menempatkan lembaga-lembaga lokal pada posisi defensif, dan persaingan yang kian ketat dari startup fintech.

Sebelumnya, BCA sudah menyelesaikan pembelian Bank Royal Indonesia pada akhir Oktober kemarin. Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengatakan bahwa pembelian Bank Royal Indonesia dimaksudkan untuk mendukung gerakan digitalisasi perusahaannya karena keuangan memicu pertumbuhan cepat di sektor perbankan digital di Indonesia.

Setiaatmadja menambahkan bahwa konsolidasi lebih penting daripada sebelumnya karena bank-bank di ASEAN bersaing untuk memperluas pasar lebih jauh ke Indonesia. memang telah melonggarkan peraturan yang mengatur kepemilikan asing di bank lokal karena Jakarta mendesak konsolidasi industri perbankan nasional, meskipun rencana untuk mengkonsolidasikan semua pemberi pinjaman milik di bawah satu holding belum .

Bank Mandiri, pemberi pinjaman terbesar kedua di Indonesia berdasarkan aset, juga telah menyatakan keinginan untuk mengakuisisi bank lokal yang lebih kecil. Sementara itu, rencana Standard Chartered dan Astra International untuk mendivestasikan Bank Permata telah menarik sejumlah calon penawar. Mereka yang tertarik termasuk Bank Mandiri, CT Corp., Oversea-Chinese Banking Corp., dan DBS. Seorang pejabat senior OJK mengatakan bahwa Sumitomo Mitsui Banking Corp dan seorang investor Thailand adalah dua pesaing terakhir untuk memperoleh Bank Permata.

Sepanjang tahun ini, konsolidasi perbankan Indonesia telah meningkat. SMBC, bagian dari Sumitomo Mitsui Financial Group, menyelesaikan merger unitnya di Indonesia dengan Bank BTPN dan sekarang mengendalikan 97% bank dengan aset terbesar ke-10. Megabank asal Jepang lainnya, Mitsubishi UFJ Financial Group, pada bulan April kemarin meningkatkan kepemilikan mereka di Bank Danamon dan menjadikannya anak perusahaan yang dikonsolidasikan.

Loading...