Baru Sebatas Minat, 18 Bank Penampung Dana Tax Amnesty belum Teken Kontrak

Kursrupiah.net – Sejumlah 18 institusi perbankan penampung dana repatriasi pengampunan atau yang telah memenuhi persyaratan belum menandatangani kontrak dengan pemerintah, yang dalam hal ini adalah (Kemenkeu).

Kedelapan belas institusi tersebut ini baru sebatas menyampaikan minat keikutsertaan menjadi pintu masuk (gateway) hasil repatriasi.

Menteri Keuangan Bambang menyatakan, pemerintah akan mengumumkan perbankan, Manager (MI), maupun perusahaan efek atau sekuritas yang masuk sebagai persepsi penampung dana repatriasi. Bambang menambahkan, sebelumnya sudah ada 18 perbankan, 18 MI, dan 19 perusahaan efek atau sekuritas yang telah memenuhi persyaratan dari Kemenkeu sebagai institusi yang akan menampung dana repatriasi aset tax amnesty.

“Jadi belum tentu (55 institusi) ikut semua. Seperti bank yang eligible (memenuhi syarat) ada 19 bank, tapi yang sudah bilang mau ikut dan tandatangan keikutsertaan ada 18 bank,” ungkap Bambang dalam acara konferensi pers di Gedung RI, , Selasa (19/7).

Sesuai penuturan Bambang pemerintah perlu mendapatkan kepastian oleh perbankan dalam sebuah kontrak mengenai akses . Bank-bank akan mendapat mandat sebagai pionir dalam mensosialisasikan agenda repatriasi ini.

“Bank-bank nasional, khususnya bank BUMN yang pertama akan mendapat kontrak dan mandat dari kita untuk melaksanakan tugas ini. Jadi mereka (bank BUMN) sudah pasti, karena mereka kan ikut sosialisasi dan mereka kandidat bank pertama yang akan menjadi bank persepsi repatriasi,” kata Bambang.

Loading...