Barack Obama: Donald Trump Rendahkan Kaum Perempuan

AS, Barack , mengecam pernyataan Donald Trump yang dianggapnya merendahkan kaum perempuan. Kecaman ini pun memberikan bukti kuat mengapa kandidat dari Partai Republik tersebut tidak cocok untuk menggantikan dirinya di Gedung Putih.

Obama menanggapi pernyataan-pernyataan cabul yang disampaikan Trump pada tahun 2005 ketika ia terekam sedang membual bagaimana ia bisa meraba-raba alat kelamin perempuan karena dirinya adalah seorang “”. pembicaraan itu sendiri dipublikasikan oleh surat kabar pada hari Jumat (7/10) lalu.

“Ia (Donald Trump) tampak tidak percaya diri dan berusaha meningkatkan kepercayaan dirinya dengan menekan orang lain,” kata Obama ketika berkampanye bagi anggota Kongres, Tammy Duckworth, Minggu (9/10) kemarin. “Hal ini memberitahu Anda bahwa dia tidak peduli dengan -nilai dasar kesopanan atau rasa hormat. Jadi, apakah kita benar-benar mau mengambil risiko dengan memberikan Donald Trump peluang untuk memutar balik kemajuan yang sudah dibuat?”

Ditambahkan Obama, tak hanya terhadap perempuan, komentar Trump tersebut juga sekaligus merendahkan minoritas, , dari lain, dan juga mengejek orang cacat. “Ia sangat ceroboh dan tidak menghormati kaum perempuan,” tegas Obama.

Trump sebenarnya sudah meminta maaf atas pernyataannya tersebut dan menafikan seruan dari sejumlah petinggi Partai Republik agar ia mengundurkan diri. “Siapa pun yang mengenal saya, tahu persis bahwa kata-kata itu tidak mencerminkan siapa saya. Saya mengatakannya, saya salah dan saya minta maaf,” kata Trump.

Trump sendiri menjalani debat kedua melawan kandidat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, pada Minggu malam kemarin waktu setempat. Pernyataan-pernyataan Trump tentang perempuan 11 tahun yang lalu itu tampaknya menjadi topik utama.

Loading...