Banyak Pilihan, Losmen Termurah di Bali Pasang Tarif di Bawah Rp 100 Ribu

Te quiero Bali Hotel - www.tripadvisor.co.idTe quiero Bali Hotel - www.tripadvisor.co.id

Sebagai , urusan akomodasi di Bali memang tak perlu dipertanyakan lagi. Dewata memiliki banyak penginapan mulai dari sekelas hotel berbintang, resort, guest house, homestay, , hingga penginapan murah untuk backpacker. Jangan khawatir akan sulit mendapatkan penginapan murah, sebab ada beberapa losmen termurah di Bali yang harga atau tarifnya bahkan masih di bawah Rp 100 ribu.

Intip saja penginapan seperti Balini 9 #2 BunkBeds yang terletak di Denpasar Barat. Penginapan ini menawarkan -kamar dengan harga mulai dari Rp 56 ribuan saja per malam. Kemudian ada Halaman Depan Hostel di Ubud yang menawarkan murah dengan rate sewa mulai Rp 70 ribuan per malam, dan Morotai Camp di Denpasar Barat seharga Rp 90 ribuan per malam.

Penawaran lebih menarik bisa ditemukan apabila wisatawan mencari penginapan secara online. Pasalnya ada beberapa situs booking hotel online seperti Pegipegi yang bekerjasama dengan beberapa penginapan, sehingga biaya sewa yang ditawarkan pun lebih murah. Misalnya untuk menginap di Bedbunkers Kuta tarifnya mulai Rp 39 ribuan saja per malam, lalu ada Ratih Bali Hostel Denpasar mulai Rp 61 ribuan per malam, Sayang Maha Mertha Hotel Rp 74 ribuan per malam, hingga Te quiero Bali Hotel yang dibanderol mulai Rp 82 ribuan per malam.

Hingga saat ini pariwisata di Bali kabarnya masih belum merasakan dampak dari erupsi Gunung Agung sejak Senin-Selasa, 2-3 Juli 2018 lalu. Pasalnya Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali masih beroperasi seperti biasa. Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, meletusnya Gunung Agung masih belum mempengaruhi keterisian penginapan di Bali. Tetapi wisatawan kemungkinan akan menghindari menginap di dekat Gunung Agung.

Kondisi tersebut berbeda dari letusan Gunung Agung yang berlangsung pada 28-29 Juni 2018 lalu. Kala itu sempat terjadi penundaan pesanan hotel mencapai 15% dari kondisi normal, yakni 15.000 wisatawan. “Kalau tadi malam (Selasa) memang belum terdampak, sementara tanggal 28 Juni 2018 memang ada cancellation hingga 15 persen dari wisatawan yang seharusnya datang, terlebih kita saat itu memang sedang high season,” ujarnya.

Apabila Gunung Agung meletus lagi, pihaknya akan menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) mitigasi berupa kebijakan one night free apabila bandara ditutup, pemberian diskon penginapan setelahnya, dan pemulangan wisatawan secara gratis lewat jalur darat dan laut. “Bahkan apa yang kita lakukan (mitigasi) pada tanggal 28 Juni kemarin mendapat apresiasi dari wisatawan,” tandasnya.

Loading...