Banyak Pakai Pengajar dari Luar Negeri, Berapa Biaya Sekolah IPH Schools Surabaya?

Intan Permata Hati (IPH) Schools - kemdikbud.go.id

Geliat -sekolah bertaraf internasional di dari hari ke hari semakin pesat. Meski -sekolah internasional ini ‘bertarif’ cukup mahal, nyatanya justru banyak orang tua yang berlomba-lomba menyekolahkan anaknya di sana. Di kota metropolitan seperti saja ada cukup banyak sekolah yang menggunakan internasional, misalnya seperti Intan Permata Hati (IPH) Schools. sekolah IPH Schools memang tak banyak terungkap, namun menurut beberapa orang kabarnya biaya di IPH Schools terpaut lebih mahal dari Petra. Semahal apa?

Mencari tahu informasi mengenai biaya studi (tuition fee) di sekolah-sekolah internasional memang cukup menguras tenaga. Pasalnya, mayoritas sekolah internasional layaknya IPH School biasanya tidak merinci secara detail info biaya sekolahnya di website resmi. Bahkan di akun media sosial pun mereka hanya mempublikasikan kegiatan dan acara-acara tertentu yang diadakan sekolah. Oleh sebab itu para orang tua yang berminat menyekolahkan anaknya di IPH tampaknya lebih dianjurkan untuk datang langsung atau menghubungi pihak sekolah.

Berdasarkan informasi dari sejumlah forum, sekitar tahun 2012 lalu biaya sekolah jenjang Play Group (PG) di IPH Schools Surabaya dikenai Rp 11 juta untuk uang masuknya saja. Kemudian calon masih dikenai uang formulir, seragam, dan kegiatan sekitar lebih dari Rp 1 jutaan, serta SPP Rp 670 ribuan per bulan. Bayangkan saja untuk kisaran biaya beberapa tahun lalu di tingkat Playgroup ternyata biaya sekolah yang perlu dibayarkan bisa mencapai belasan juta rupiah. Maka kemungkinan untuk tahun 2018 ini biayanya bisa mencapai lebih dari itu.

Terlepas dari mahalnya biaya pendidikan di sana, IPH Schools kabarnya memang berkomitmen untuk menjadikan para lulusannya, mulai dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA siap untuk bersaing di dunia global. Terbukti dari banyak dipekerjakannya native teacher atau staf pengajar untuk membagikan ilmunya di IPH Schools.

Di samping itu, sekolah Kristen yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Intan Eduka ini menjadikan Inggris sebagai pengantar di kelas. “ Inggris sengaja diberikan agar siswa siap ketika bersekolah di Amerika atau Australia. IPH memang mengadopsi kurikulum dari 3 negara, Amerika, Australia, dan Singapura. Ketiga negara itu menjadi acuan kurikulum kami,” ungkap Suzanna Prawira Maruto, penggagas IPH, seperti dilansir Gatra.

Loading...