Banyak Diekspor, Udang Hias Red Fire Shrimp Dijual Mulai Rp 4.500 Per Ekor

Selain ikan, udang saat ini juga banyak dipelihara oleh para penggiat aquascape. Aquascape sendiri merupakan kegiatan yang mengkombinasikan antara seni bercocok tanam di dalam akuarium dengan pemeliharaan ikan. Untuk keperluan aquascaping tentunya yang dipelihara bukanlah udang layaknya di restoran-restoran, namun spesies udang hias.

Saat ini aquascape sedang menjadi trend baik di dalam maupun luar negeri. Tak mengherankan jika udang-udang hias banyak diekspor ke sejumlah seperti , , Singapura, Jerman, Denmark, , Swiss, Finlandia, dan Skandinavia. Tiap bulannya permintaan udang hias bisa mencapai 13.000 hingga 15.000 ekor.

Budidaya udang hias kini banyak dilakukan oleh peternak dari dalam negeri, terutama karena permintaan para penggiat aquascape yang kian meningkat tiap harinya. -jenis udang hias yang tersedia di pasaran sangat beragam. Salah satu yang paling adalah Red Fire Shrimp.

Udang yang memiliki nama ilmiah neocaridina heteropoda ini bukanlah spesies alami, melainkan udang yang didapat dari pembiakan selektif dari udang jenis Red Cherry Shrimp (RCS) di penangkaran. Namun pembiakan tersebut juga tidak mutlak, beberapa orang berpendapat jika Red Fire Shrimp adalah hasil perkawinan silang antara RCS dengan spesies lainnya. Apalagi karena ukuran RFS yang sedikit lebih besar dibandingkan Red Cherry Shrimp.

Sesuai namanya, spesies Red Fire Shrimp dikenal lewat ciri-ciri tubuhnya yang berwarna merah pekat layaknya merah darah. Umumnya jenis Red Fire Shrimp terbagi dalam 3 hingga 4 grade, yakni mulai dari Sakura Grade, Red Fire Grade, Taiwan Fire Red, hingga Painted Fire Red.

Di Kawasan Jakarta, udang hias berukuran panjang sekitar 3 cm ini dengan harga sekitar Rp 4.500 per 1-49 ekor, sedangkan pembelian mulai dari 50 ekor atau lebih akan dikenai harga Rp 4.000 saja.

Loading...