Rupiah Menguat, Bank Indonesia Tetapkan Aturan Baru

rupiahRupiah akhirnya naik ke level terkuat dalam lebih dari 2 minggu tepat pada hari Senin kemarin (28/12). Rupiah naik sebesar 0,6% menjadi Rp 12.390/USD dan merupakan titik terkuat sejak 12 lalu. Banyak pihak menduga penguatan Rupiah ini akibat dari Intervensi yang mendukung dari spekulasi oleh .

Pejabat dari Jakarta Interbank Spot Rate (), yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia sebagai pihak yang berwenang untuk mengelola fluktuasi nilai tukar Rupiah, juga berpendapat bahwa Rupiah akan tetap berada pada nilai Rp 12.434 per Dolar, yaitu lebih kuat dari sesi sebelumnya di Rp 12.467 per Dolar Amerika.

Bank Indonesia juga telah menetapkan suatu aturan per-1 Januari bahwa perusahaan swasta harus melakukan perlindungan nilai Rupiah dengan menyisakan Rupiah sebesar 20% dari kebutuhan Dolar mereka, hal ini berguna sebagai cadangan dana untuk membayar pinjaman luar negeri setidaknya 6 bulan sebelum jatuh tempo.

Naiknya Rupiah ke permukaan juga dibarengi dengan menguatnya sebagian besar mata uang Asia. Hali ini kemudian memunculkan ekspektasi bahwa yang kuat akan menarik lebih banyak arus modal asing yang masuk. “Beberapa pihak optimisme terhadap perekonomian dan posisi akhir tahun karena fenomena penyesuaian Amerika Serikat yang mendukung pada penguatan mata uang Asia,” kata Yuna Park, Pakar Analis mata uang dan obligasi Dongbu Securities di Seoul, Korea Selatan.

Loading...