Bank CIMB Malaysia Perluas Jaringan ke Vietnam

Hanoi – CIMB Group Holdings melebarkan sayapnya dengan membuka CIMB di Vietnam. Vietnam merupakan tujuan utama CIMB karena potensi pertumbuhannya.

“CIMB Vietnam memberi kita kesempatan untuk menyelesaikan jejak yang kami butuhkan untuk memperluas jaringan di Tenggara, terutama ketika kami tahu itu adalah yang akan memiliki pertumbuhan terkuat,” ujar Kepala Eksekutif CIMB, Zafrul Aziz.

Saham CIMB tipis pada 9 Desember sebesar 0,22% ke 4,65 ringgit. Namun mereka diperdagangkan 40% lebih rendah dari periode 5 tahun terakhir, 8,35 ringgit pada Juli 2013. Kehadiran CIMB di Hanoi sekaligus menandai eksistensi CIMB di 9 dari 10 anggota ASEAN.

CIMB mengklaim telah mengoperasikan jaringan cabang terbesar di ASEAN dengan hampir di 1.000 lokasi. Dalam 9 bulan pertama tahun ini, 75% laba sebelum berasal dari Malaysia, 25% berasal dari negara-negara tetangga dan lainnya. Indonesia menyumbang 15% laba sebelum , kemudian Singapura 5%, dan Thailand 4%.

Untuk mendorong model pertumbuhan yang terfokus pada , CIMB akan memperkenalkan perbankan di Vietnam dari rekening tabungan ke pembayaran yang dapat diakses dari ponsel. Hal ini juga membutuhkan kerjasama dengan penyedia telekomunikasi dan pusat perbelanjaan untuk memanfaatkan database pelanggan mereka.

CIMB telah menawarkan layanan digital kompetitif di tempat lain yang berada di kawasan tersebut. “Di Indonesia dan Malaysia, kami telah meluncurkan pemberdayaan digital. Anda dapat membuat rekening dalam satu menit tanpa kertas,” ujar Zafrul.

Perluasan usaha ke Vietnam dilakukan usai perlambatan pertumbuhan di pasar utama CIMB, yakni Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Singapura. CIMB berencana mensinergikan layanan perbankan digital dan jaringan fisik di Vietnam.

Loading...