Banjir Sentimen Positif, Rupiah Terapresiasi 12 poin

Jakarta – Nilai tukar Rupiah menguat 12 poin (0,09%) di level Rp13.190 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (28/4). Saat dibuka, Rupiah telah menguat 0,14% (18 poin) di level Rp 13.184/ pada awal transaksi perdagangan Kamis pagi.

Tak menyimpang dari prediksi, Rupiah yang diliputi sentimen positif melenggang di jalur hijau sepanjang perdagangan. Penguatan harga minyak yang terjadi semalam menjadi kabar baik bagi Rupiah.

Seperti diketahui, Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni ditutup USD 1,29 (2,9%) ke level harga USD 45,33 per barel. Sementara minyak Brent, harganya USD 1,44 (3,1%) menjadi USD 47,18 per barel untuk periode pengiriman yang sama.

Selain itu, dikatakan oleh Reza Priyambada, Analis NH Securities , rilis kenaikan consumer confidence Korea Selatan membuat won terapresiasi, yang diiringi positifnya rilis Gfk consumer confidence Jerman dan retail sales Spanyol. Loan growth Zona Eropa menggelitik laju euro hingga bergerak menguat, yang diikuti dengan terapresiasinya Rupiah.

“Harapan terhadap Rupiah yang dapat mematahkan tren pelemahannya, memberikan sentiment positif pada pelaku pasar,” papar Reza dalam risetnya, Kamis (28/4).

Memasuki sesi II perdagangan IHSG, Rupiah makin bergairah karena sentimen positif menjemput rencana XII yang akan dirilis sore ini. Tercatat pada pukul 14.30 WIB, spot melesat naik 21 poin ke level Rp 13.181/USD.

Presiden Joko Widodo bersama para menteri terkait direncanakan akan mengumumkan kebijakan ekonomi XII di Kompleks Istana Kepresidenan .

“Kita akan mengumumkan paket deregulasi nanti sore, Presiden nanti yang mengumumkan,” ujar Menko Bidang Perekonomian saat dikonfirmasi para pencari berita di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (28/4).

Dalam sepekan belakangan, kisi-kisi paket kebijakan terbaru banyak dibicarakan, yakni bakal mengakomodir kemudahan dalam berbisnis (ease of doing business).

 

Loading...