Balikkan Prediksi, Rupiah Menguat di Akhir Pekan

Rupiah - ekonomi.kompas.comRupiah - ekonomi.kompas.com

Di luar prediksi, ternyata mampu menutup Jumat (25/5) ini di area hijau, meski indeks AS bergerak menguat usai sempat terpuruk akibat pembatalan ‘kencan’ Donald Trump dan Kim Jong-un. Menurut Index pukul 15.59 WIB, mata uang Garuda menyudahi akhir pekan dengan menguat 8 poin atau 0,06% ke level Rp14.125 per dolar AS.

Sebelumnya, rupiah sempat ditutup menguat 76 poin atau 0,53% di posisi Rp14.133 per dolar AS pada perdagangan Kamis (24/5) kemarin. Namun, mata uang Garuda berbalik melemah 22 poin atau 0,16% ke level Rp14.155 per dolar AS saat membuka pagi tadi. Namun, spot mampu bangkit di detik-detik akhir transaksi.

Dari pasar global, indeks dolar AS kembali merangkak naik pada hari Jumat, setelah sebelumnya sempat tergelincir ke zona merah ketika Donald Trump membatalkan pertemuan puncak KTT AS-Korea Utara dengan Kim Jong-un. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,133 poin atau 0,14% ke level 93,908 pada pukul 11.06 WIB, usai kemarin ditutup melemah 0,24% di posisi 93,775.

Seperti dikutip dari Reuters, Trump membatalkan pertemuan bersejarah dengan Kim Jong-un karena menilai ada ‘permusuhan terbuka’ yang disampaikan oleh Pyongyang. Ia juga memberikan peringatan bahwa militer AS siap jika ada tindakan sembrono yang dilakukan Korea Utara. “Ada sedikit suasana risk-off di pasar keuangan global sebagai akibat dari pengumuman itu,” ujar kepala analis Commonwealth Foreign Exchange Inc., Omer Esiner.

Dolar AS sendiri telah mengalami peningkatan yang signifikan selama berminggu-minggu, didukung kenaikan yang dialami imbal hasil (yield) AS yang menembus di atas 3%. Namun, mulai kehilangan momentum setelah risalah pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve yang dirilis pada hari Rabu (23/5) waktu setempat dipandang lebih dovish dari yang diharapkan pasar.

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi mematok kurs tengah berada di posisi Rp14.166 per dolar AS, menguat 39 poin atau 0,27% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.206 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang tidak berdaya versus greenback, dengan pelemahan terdalam sebesar 0,28% dialami yen Jepang.

Loading...