Gairahkan Wisata, Bali Tawarkan Vaksin Covid-19 untuk Turis

Berlibur di Bali - whatsnewindonesia.comBerlibur di Bali - whatsnewindonesia.com

JAKARTA – Indonesia akan menawarkan vaksin virus corona kepada semua pengunjung Pulau dalam upaya meningkatkan lalu lintas . Meski kapan tepatnya program tersebut akan diberikan masih samar, karena menunggu persetujuan akhir , dikabarkan setidaknya tiga vaksin sudah disiapkan, yakni Sinovac, Sinopharm, dan AstraZeneca

Seperti diwartakan Nikkei Asia, program vaksin akan mengambil pendekatan dua arah. Pelancong domestik akan memiliki akses gratis ke vaksin yang dibuat oleh Sinovac Biotech China dan AstraZeneca Inggris sebagai bagian dari program nasional yang sudah diluncurkan pada Januari lalu. Sementara itu, turis yang datang dari luar negeri akan dapat menerima vaksin yang dibuat oleh Sinopharm, yang kemungkinan akan dikenakan . Vaksin Sinopharm sendiri sedang digunakan di Indonesia melalui program inokulasi sektor swasta secara sukarela.

Pariwisata Pulau Dewata sebelumnya telah jatuh karena pandemi. Karena pemerintah Indonesia telah memposisikan industri pariwisata sebagai pusat , Bali akan dibuka kembali untuk turis asing paling cepat akhir Juli. Rencana untuk memulai kembali penerimaan wisatawan didasarkan pada antisipasi penyebaran vaksinasi di seluruh dunia.

Harapan sempat datang dengan dua skema untuk membawa kembali turis ke Bali. Pertama adalah program ‘Work from Bali’ untuk mengirim hingga 8.000 PNS yang berbasis di Jakarta ke pulau itu. “Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan permintaan agar hotel dan restoran di Bali dapat bertahan,” terang Odo Manuhutu, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kepada wartawan pada akhir Mei kemarin.

Yang kedua adalah kedatangan wisatawan asing, dengan menetapkan Ubud dan dua kawasan wisata populer lainnya, yakni Sanur dan sebagian Badung, sebagai ‘zona hijau’ -19 yang dapat dibuka kembali dengan protokol kesehatan yang lebih ketat. Sebagai bagian dari rencana, pemerintah bertujuan untuk menginokulasi 2,8 juta penduduk Bali berusia 18 tahun atau lebih, lebih dari 60% dari populasi pulau itu, pada akhir Juni 2021.

Banyak warga dan pemilik usaha mendukung rencana zona hijau. Christia Permata Dharmawan, direktur Kebon Vintage Cars, museum dan tempat hiburan di Denpasar Timur, menuturkan bahwa masuk akal untuk menguji ‘zona hijau’ di Bali. “ Ini agar wisatawan tidak takut datang ke sini, dan mereka merasa disambut mereka dengan tangan terbuka. Yang penting mereka bisa mempercayai Bali,” katanya.

Loading...