Balas Dendam, Rupiah Menguat 36 Poin di Awal Pekan

Rupiah menguatRupiah membuka perdagangan awal pekan (18/2) ini dengan menguat 36 poin atau 0,26% ke level Rp14.118 per dolar AS - beritagar.id

JAKARTA – mampu bangkit dari catatan negatif sepanjang pekan kemarin. Menurut laporan Index, Garuda membuka awal pekan (18/2) ini dengan menguat 36 poin atau 0,26% ke level Rp14.118 per per . Sebelumnya, spot ditutup melemah 64 poin atau 0,45% di posisi Rp14.154 per pada akhir pekan (15/2) kemarin.

Dilansir dari CNBC, sepanjang pekan lalu, rupiah tercatat mengalami depresiasi sebesar 1,29% terhadap AS. Penguatan pada hari ini, jika bertahan hingga penutupan pasar, akan menjadi awal yang baik bagi mata uang domestik untuk menyambut minggu yang baru. AS sendiri pada pagi ini cenderung melemah di pasar .

“Neraca perdagangan Indonesia yang dilaporkan kembali mengalami defisit sepanjang Januari 2019 membuat investor asing mulai angkat kaki dari pasar saham, yang berimbas net sell di pasar saham mencapai Rp3,2 triliun,” jelas ekonom Indef, Bhima Yudhistira, dilansir Kontan. “Investor juga khawatir current account deficit (CAD) yang melebar.”

Sementara itu, analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong, mengatakan bahwa faktor utama yang memengaruhi rupiah melemah di pekan kemarin adalah dolar AS yang bergerak menguat karena perekonomian AS masih cukup stabil meski diterpa isu pelemahan . Tetapi, Lukman memperkirakan pelemahan rupiah hanya terjadi dalam waktu pendek.

Di sisi lain, kondisi domestik yang mulai membaik berpotensi membatasi kerugian terhadap melemahnya mata uang Garuda. Ekonomi Indonesia sendiri seperti diketahui berkembang pada laju tercepat dalam lima tahun terakhir selama 2018 kemarin, meskipun kondisi ekonomi global sebenarnya tidak terlalu menguntungkan.

“Prospek ekonomi Indonesia tetap menggembirakan, terutama jika konsumsi domestik meningkat pada tahun ini,” ujar analis FXTM, Lukman Otunuga. “ teknis akan terus memantau dengan cermat bagaimana nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS berperilaku di sekitar Rp14.200 per dolar AS dalam waktu dekat.”

Loading...