Bahan Pembuat Kosmetik, Harga Cairan Parafin Sangat Terjangkau

Ilustrasi : Seorang perempuan memakai kosmetik

JAKARTA – Anda pasti sudah familiar dengan kosmetik, tetapi mungkin tidak dengan -bahan pembuatnya. Salah satu yang sering terdapat dalam kosmetik adalah , seperti cairan parafin, liquid petroleum, paraffin oil, atau white oil. -mineral ini banyak digunakan karena dengan yang cukup terjangkau.

Cairan parafin misalnya, jika Anda menelusuri beberapa situs , Anda akan menemukan banyak pedagang yang menawarkan cairan ini. Untuk kemasan 500 ml, harga cairan parafin hanya Rp33 ribuan. Sementara, untuk kemasan 100 ml, dijual degan harga berkisar Rp14 ribuan. Bahkan, ada juga yang melepas cairan parafin kemasan 1 liter dengan harga cuma Rp27 ribuan.

“Jenis minyak mineral ini sangat bervariasi, tergantung pada tingkat pemurniannya,” tulis Hellosehat.com. “Minyak mineral yang ditemukan dalam kosmetik merupakan minyak mineral dengan tingkat kemurnian tinggi. Sementara, minyak mineral yang belum dimurnikan atau dengan tingkat kemurnian rendah, biasanya dipakai untuk cairan dan pelumas otomotif.”

Situs yang sama melanjutkan, minyak mineral dalam kosmetik biasanya digunakan untuk melembapkan atau menghidrasi . Minyak mineral dengan tingkat pemurnian tinggi menurut penelitian tidak bersifat karsinogenik. Sebaliknya, minyak mineral yang belum dimurnikan telah terbukti dapat menyebabkan kanker.

“Namun, penggunaan minyak mineral untuk kosmetik ini masih menjadi perdebatan,” sambung Hellosehat.com. “Minyak mineral dianggap berbahaya karena mengandung zat karsinogen yang bisa menyebabkan kulit kering, penuaan dini, dan meningkatkan risiko kanker. Mineral oil juga dianggap dapat menyebabkan kekurangan vitamin dan menimbulkan jerawat.”

Jika kulit Anda sangat kering, minyak mineral ini sangat membantu. Namun, apabila kulit Anda berminyak, maka penggunaan minyak mineral tidak terlalu diperlukan, karena justru akan membuat kulit Anda semakin berminyak, dan akhirnya menimbulkan jerawat. Jerawat ini muncul akibat timbunan sel kulit mati dalam pori bercampur sebum dan terinfeksi bakteri Propionibacterium acnes.

Selain untuk bahan kosmetik, cairan parafin konon juga ampuh sebagai untuk konstipasi (sulit buang air besar) yang bertugas sebagai laksatif emolien atau lubrikan. Pasalnya, laksatif emolien ini bertugas melapisi cairan feses yang menimbulkan efek licin, sehingga akan mempermudah jalannya feses menuju saluran pembuangan.

Loading...