Awas Banyak Oknum Nakal, Ini Biaya Resmi Perpanjangan Tanah Makam

Biaya, perpanjangan, baru, sewa, tanah, makam, retribusi, peraturan, daerah, perda, Retribusi Daerah, DKI Jakarta, Jakarta, peraturan, aturan, jangka, waktu, 3, tahun, pemakaman, pembayaran, transfer, Bank DKI, pemprov, blok, blok AA I, blok AA II, blok A I, blok A II, dokumen,Ilustrasi: tanah pekuburan umum

Orang yang meninggal sudah seharusnya dikubur secara layak sesuai dengan kodratnya sebagai manusia. Orang yang meninggal tidak akan membawa hartanya, mereka hanya akan dikubur dengan memakai kain kafan dalam sebuah liang kubur. Namun sungguh ironis ketika sudah meninggal dan membutuhkan ketenangan di alam kubur, mereka masih harus mengeluarkan rutin, yaitu untuk membayar retribusi .

Sesuai dengan tradisi masyarakat, maka orang yang sudah meninggal menjadi kewajiban anggota keluarganya untuk mengurus semua biaya keluarga yang telah meninggal. Termasuk juga biaya dan sewa makam. Mungkin banyak orang yang mengeluh, beban biaya bagi orang yang sudah meninggal, namun itu adalah kenyataan yang harus diterima. Sehingga kondisi ini sering dimanfaatkan oleh sebagian oknum untuk meraup keuntungan sendiri, terutama di .

Sebelum memperpanjang izin makam sebaiknya siapkan beberapa yang dibutuhkan terlebih dahulu, seperti surat permohonan yang di dalamnya terdapat pernyataan kebenaran dan keabsahan dan di atas kertas bermaterai Rp6.000. Juga identitas pemohon/penanggung jawab, seperti fotokopi KTP dan KK untuk WNI dan fotokopi KITAS atau VISA/Paspor untuk WNA, fotokopi KTP dan KK jenazah, fotokopi surat keterangan dari Puskesmas atau rumah sakit, fotokopi surat keterangan laporan dari kelurahan setempat, surat pengantar dari TPU (asli), dan izin penggunaan tanah makam terdahulu (asli).

Hal pertama yang harus dilakukan adalah datangi TPU lalu tunjukkan surat izin makam yang akan diperpanjang ke pihak TPU. Apabila sebelumnya pengurusan surat ijin makam diurus oleh orang lain, maka dalam kesempatan ini ada dua alternatif yang bisa dilakukan. Alternatif pertama adalah meminta surat kuasa di atas materai Rp6.000 dan fotokopi KTP dari orang yang bersangkutan, untuk kemudian diurus di TPU dan di kelurahan. Alternatif kedua adalah dengan mengubah hak kuasa perpanjang izin makam ke orang yang datang langsung mengurus makam.

Secara resmi, tarif pemakaian pemakaman di atur dalam Perda DKI Jakarta No 1 Tahun 2015 tentang Retribusi Daerah. Namun sayang, masyarakat masih banyak yang belum mengetahui aturan ini dan terkesan cuek dengan aturan-aturan penting tersebut. Sehingga, banyak muncul calo atau mafia tanah pemakaman yang melakukan praktek jual-beli pemakaman secara ilegal. Untuk mengurangi praktik ilegal tersebut, ada baiknya Anda mengetahui besaran tarif pemakaman umum secara rinci di DKI Jakarta yang resmi, agar tidak menjadi korban calo atau mafia tanah pemakaman

“Berdasarkan Perda DKI Jakarta No 1 Tahun 2015 tentang Retribusi Daerah, tarif retribusi tergantung blok makam. Adapun biaya sewa tanah makam baru atau untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun adalah blok AA I Rp100 ribu, blok AA II Rp80 ribu, blok A I Rp60 ribu, dan blok A II sebesar Rp40 ribu,” demikian dilansir dari situs Distamkam.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini membuat aturan baru soal pajak makam. Pemprov mengharuskan bagi keluarga yang ingin mengurus pemakaman melakukan pembayaran pajak makam melalui transfer Bank DKI. Hal itu dilakukan guna mengurangi kemungkinan mark up pajak serta ketidakjelasan uang pemakaman yang seharusnya masuk ke kantong .

Loading...