Awal Pekan, Rupiah Berbalik Melemah 0,20% Jelang FOMC Meeting

Rupiah mengawali transaksi dengan melemah 29 poin atau 0,20% ke level Rp14.846 per dolar AS. - metrotvnews.com

harus berbalik arah ke teritori merah ketika membuka Senin (24/9) ini, jelang pertemuan The Fed. Seperti dipaparkan Index, mata uang Garuda mengawali transaksi dengan melemah 29 poin atau 0,20% ke level Rp14.846 per . Sebelumnya, spot sempat ditutup menguat 32 poin atau 0,22% di posisi Rp14.817 per dolar pada akhir pekan (21/9) kemarin.

Pelemahan yang dialami mata uang domestik salah satunya karena ada kabar yang menyebutkan bahwa China telah membatalkan pembicaraan dengan AS, yang membuat tensi perdagangan kembali memanas. sendiri sebelumnya benar-benar fokus pada perang perdagangan AS-China, karena Negeri Panda menambahkan barang asal Negeri Paman Sam senilai 60 miliar ke dalam daftar tarif impor mereka.

Selain itu, fokus saat ini juga tertuju pada pertemuan Federal Reserve yang bakal digelar pada pertengahan minggu. AS diprediksi secara luas bakal menaikkan suku bunga acuan mereka dan menjelaskan jalur untuk kenaikan suku bunga di masa mendatang. The Fed sendiri akan mengakhiri pertemuan dua hari mereka pada hari Rabu (26/9) waktu setempat.

“Pertemuan The Fed kali ini dalam rangka untuk menaikkan suku bunga acuan mereka sebesar 25 basis poin menjadi 2,25%, yang akan diamati oleh para pelaku pasar,” tutur analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta, dilansir Tempo. “Biasanya, kenaikan suku bunga tersebut akan memberikan efek positif bagi meningkatnya capital inflow yang masuk ke dalam pasar AS.”

Di sisi lain, indeks dolar AS juga relatif bergerak stabil di tengah keraguan tentang kesepakatan Brexit. Mata uang Paman Sam mengatasi perlawanan pound sterling pada hari Jumat, setelah Perdana Menteri Inggris, Theresa May, mengatakan bahwa pembicaraan Brexit dengan telah menemui jalan buntu, sambil menantang blok bahwa mereka akan membuat rencana sendiri setelah proposal sebelumnya dicaci-maki pemimpin .

Loading...