Berkonfrontasi dengan China, AS Undang Prabowo Setelah 20 Tahun Di-blacklist

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto (sumber: theedgemarkets.com)Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto (sumber: theedgemarkets.com)

JAKARTA – Perselisihan AS dan telah mendorong Washington untuk mencabut larangan masuk selama dua dekade kepada Menteri Pertahanan , , atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia. Bakal melakukan pembicaraan tingkat tinggi di Pentagon, undangan ini datang ketika AS berusaha membujuk -negara Asia Tenggara ke kamp mereka dan menjauh dari .

Dilansir dari Nikkei, kunjungan Prabowo adalah untuk ‘memenuhi undangan resmi AS melalui Departemen Pertahanan mereka’, demikian kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan RI. Kunjungan itu bertujuan untuk melanjutkan diskusi rinci terkait kerja sama bilateral yang lebih luas di sektor pertahanan, seperti memperkuat kerja sama dalam pelatihan di masa depan dan membahas masalah .

Sebelumnya, pada 1990-an, Prabowo adalah komandan pasukan khusus negara di bawah pemerintahan Presiden Soeharto. Dia dituduh melakukan beberapa pelanggaran hak asasi manusia, termasuk kasus ketika unit yang dia kendalikan ditemukan telah menculik aktivis pro-demokrasi. Hal ini akhirnya menyebabkan dia keluar dari ketentaraan pada tahun 1998, tidak lama setelah jatuhnya rezim Soeharto. Dia kemudian mengasingkan diri di Yordania.

“Namun sekarang, adalah kepentingan AS untuk membuat sebanyak mungkin negara Asia menyeimbangkan diri melawan China,” kata Bonnie Chan, seorang peneliti di Center for Strategic and International Studies AS. “Pada Juli 2020, Sekretaris (Mike) Pompeo menyerukan pengelompokan baru negara-negara yang berpikiran sama, aliansi baru demokrasi. Indonesia, sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, tentunya merupakan negara yang sesuai dengannya.”

Sebenarnya, Moskow dan Beijing juga telah mendekati mantan jenderal tersebut. Indonesia memiliki kesepakatan 1,1 miliar untuk 11 jet tempur Sukhoi Su-35 dengan Rusia, dan Prabowo telah mengunjungi negara itu dua kali sejak menjadi menteri pertahanan. Ia pun tidak mengatakan apa-apa tentang Beijing, setidaknya di depan umum, meskipun terjadi peningkatan jumlah pertemuan antara kapal Indonesia dan China di perairan utara Kepulauan Natuna. 

Beijing sendiri telah membangun hubungan dan diplomatik yang kuat dengan Jakarta. China adalah sumber investasi asing langsung terbesar kedua pada paruh pertama tahun ini, serta terlibat dalam pemrosesan nikel dan proyek lain yang penting. Negeri Tirai Bambu juga berjanji untuk memasok Indonesia dengan lebih dari 30 juta vaksin COVID-19 tahun ini.

“Ini adalah buatan AS sendiri, bahwa Indonesia sekarang lebih dekat dengan China dalam urusan pertahanan,” kata Teuku Rezasyah, pengamat hubungan dan pertahanan di Universitas Padjajaran. “AS mempersulit hidup pemerintah asing yang pergi ke tempat lain untuk membeli jet tempur. Negara-negara yang menyelesaikan kesepakatan dengan musuh seperti China dan Rusia, akan diancam dengan sanksi.” 

Menurut Rezasyah, Prabowo harus memberi tahu kepada Washington, bahwa jika mereka memiliki masalah dengan China, mungkin pihaknya tidak akan membeli peralatan dari China. Indonesia bisa mempertimbangkan untuk membeli dari AS, tetapi harganya terlalu mahal. “Kepentingan Washington sendiri untuk mendengarkan suara Indonesia dan mempertimbangkan kebutuhan pertahanannya. Melakukan hal itu, akhirnya akan menguntungkan AS dengan menyeimbangkan kekuatan di Laut China Selatan,” ujar Rezasyah. 

Meski demikian, kelompok hak asasi manusia rupanya tidak senang dengan pencabutan larangan kunjungan Prabowo. Dalam sepucuk surat kepada Pompeo pada hari Selasa (13/10) kemarin, Amnesty International dan enam kelompok hak asasi manusia lainnya mengatakan bahwa undangan tersebut harus dibatalkan ‘jika dimaksudkan untuk memberinya kekebalan dari kekejaman yang dituduhkan kepadanya’. “Mengizinkan dia bebas bepergian ke AS untuk bertemu dengan pejabat senior pemerintah, akan menjadi bencana bagi hak asasi manusia di Indonesia,” bunyi surat itu.

Loading...