Arus Mudik Lebaran Meningkat, Harga Tiket Kapal Laut Dipastikan Normal

Meski arus mudik tahun ini dipastikan meningkat, namun PT Pelayaran (PT Pelni) memastikan bahwa tarif kapal laut tidak akan naik. Ini termasuk tarif laut antar-kabupaten/kota atau kapal perintis.

“Pelni tidak menaikkan tarif kapal laut. Jadi, tetap mengacu pada tarif yang selama ini berlaku,” jelas Kepala Cabang PT Pelni Sulawesi Tengah, Agus Suprijano. “Tarif tiket kapal laut ditetapkan pemerintah sehingga Pelni tidak bisa seenaknya menaikkan tarif tanpa persetujuan pemerintah. Jadi, tiket tetap, tidak mengalami kenaikan.”

Untuk Sulawesi Tengah sendiri, tarif tiket KM Labobar kelas dewasa tujuan Pantoloan-Balikpapan ditetapkan sebesar Rp132.000 per penumpang. Sementara, rute Pantoloan-Surabaya ditetapkan Rp471.000 per penumpang dan rute Pantoloan-Jayapura dikenakan tarif Rp649.000 per penumpang.

“Angkutan Lebaran nantinya akan dilayani KM Labobar dan KM Lambelu yang sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya,” sambung Agus. “Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”

Senada, Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau, Muramis, memaparkan bahwa harga tiket kapal antar-kabupaten atau kapal perintis tidak ada kenaikan. “Harga tiket kapal antar-pulau dalam kabupaten dan kota di Kepulauan Riau disesuaikan dengan peraturan bupati dan walikota terbaru,” jelasnya.

Selain harga normal, sambung Muramis, kapal laut Batam-Pekanbaru-Dumai yang sebelumnya dua kali seminggu, akan ditambah menjadi empat kali seminggu. “Penambahan ini nantinya menyesuaikan lonjakan penumpang,” katanya.

Loading...