Ariake Lakukan Perluasan Pabrik Bumbu Penyedap di Indonesia

Ariake akan membelanjakan sekitar 3 milyar yen (US$ 24.500.000) untuk ekspansi produksi bumbu penyedap di Indonesia, , dan di tempat lain dalam merespon permintaan Asia Tenggara.

Produsen bumbu itu berencana untuk menginvestasikan sekitar 1 milyar yen untuk membangun di dekat Jakarta. Diharapkan akan memulai produksi pada akhir . Lokasi itu diharapkan memproduksi sekitar 2.000 ton bumbu per tahun setelah tiga tahun operasional, untuk menghasilkan 500 hingga 600 juta yen dalam penjualan tahunan. Bumbu sup ayam beraroma dan lain yang dibuat di itu akan diekspor ke , , dan negara-negara lain di wilayah ini.

Sejumlah ¥ 1,5 milyar akan digunakan untuk pindah dan memperluas fasilitas pabrik seafood dan turunannya serta bumbu lainnya di Pingtung, Taiwan. Produk yang dihasilkan di sana akan dijual terutama untuk produsen makanan dan lain-lain di Hong Kong.

Jaringan produksi dan pemasaran lintas negara dari Ariake saat ini meliputi enam negara dan wilayah. Bahan baku utamanya termasuk hasil laut dan susu bersumber di setiap lokasi keberadaannya. Perusahaan dengan demikian mampu menjual bumbu kustom untuk berbagai klien.

Taiwan, daratan Cina dan Asia Tenggara adalah pusat bagi sejumlah industri pengolahan makanan, seperti pembuatan mie instan. Permintaan bumbu baru berhubungan dengan kenaikan permintaan dari berbagai jaringan restoran di sana. Ariake dikabarkan telah menerima sejumlah permintaan dari produsen makanan Jepang yang melakukan bisnis di wilayah tersebut. [nikkei]

Loading...