Apresiasi Yen dan Yuan berpotensi perkuat Rupiah

20140624_rupiah_afpRupiah hari ini (17/2) diperdagangkan , turun tipis sebanyak 11 basis poin di posisi Rp 12.758 per Dolarnya pada sesi pertama perdagangan antar Bank lokal di . Pada sesi sebelumnya, Rupiah sempat menyentuh posisi Rp 12.747 per Amerika.

Pakar Ekonomi Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, mengatakan bahwa Rupiah dapat dianggap stabil setelah Data dari Badan Pusat Statistik () menunjukkan neraca perdagangan negara itu telah meraup sejumlah USD 710 Juta sepanjang bulan Januari. Rangga juga mengatakan bahwa suku bunga acuan Bank Indonesia yang dijadwalkan diumumkan sore ini, telah menambah optimisme di kalangan pelaku pasar. Meskipun, faktor eksternal dari kebuntuan kesepakatan antara Yunani dan kreditur masih berpotensi menciptakan sentimen negatif di pasar keuangan .

Kepala Riset Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, menambahkan bahwa mata uang domestik (Rupiah) sedang berada pada momen yang tepat untuk memperkuat posisi dalam sesi perdagangan yang mendatang, mengingat adanya harapan bahwa gencatan senjata antara dan Ukraina akan mendukung posisi Euro. Selain itu, Reza mengatakan pertumbuhan ekonomi Jepang yang sehat dan kenaikan investasi asing langsung di membantu memperkuat posisi Yen dan di pasar global.” yang terjadi pada Yen dan Yuan akan mempengaruhi Rupiah secara positif, meskipun kita tetap harus waspada terhadap adanya tekanan dari Pasar (global),” katanya.20140624_rupiah_afp

Loading...