Anjlok, Rupiah Awali Perdagangan Mingguan di level 14.200-an

Rupiah 100ribu berjajarMengawali minggu ini, dibuka anjlok terhadap AS dan langsung menyentuh level 14.200-an. Dikutip dari Indeks , dibuka pada level ke Rp 14.242 per Dolar AS pada perdagangan non-delivery forward (NDF) pada pagi ini (7/9). Rupiah melemah sejauh 0,5% dibandingkan posisinya di penutupan hari Jumat lalu (4/9) yang tersangkut di level di Rp 14.172 per Dolar AS.

Rangga Cipta selaku Analis Samuel Sekuritas menyatakan bahwa Rupiah masih terkena imbas pelemahan mata uang Asia akibat penguatan Dolar di pasar global. “Isu perlambatan ekonomi domestik juga memperburuk daya tarik Rupiah, terutama setelah angka pertumbuhan kredit diumumkan kembali melambat di (bulan) (lalu),” kata Rangga dalam laporan risetnya. Rangga melanjutkan penjelasannya tentang aliran keluar dana asing yang semakin menyeret Rupiah pada arus pelemahan.

Rilis data AS yang menunjukkan adanya penurunan defisit dan kenaikan markit composite PMI dan markit services PMI semakin menambah sentimen positif bagi laju penguatan Serikat. Hal ini memberi imbas negatif pada sejumlah mata uang regional, tak terkecuali Rupiah.Kepala Riset PT NH Securities , Reza Priyambada, mengingatkan akan potensi yang mendorong Rupiah untuk semakin anjlok. “Kiranya perlu diwaspadai jika sentimen yang ada kurang positif,” ujarnya, pagi ini (7/9). Reza memprediksi Rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 14.174 hingga Rp 14.187 per Dolar AS ( BI).

Loading...