Anjlok Lebih dari 30%, Minggu Ini Jadi Minggu yang Berat Bagi Bitcoin

Bitcoin - infokomputer.grid.id

bitcoin memang benar-benar dipengaruhi oleh yang beredar di . Sayangnya sepanjang pekan ini Bitcoin diliputi oleh negatif. Alhasil selama seminggu ini harga Bitcoin dilaporkan telah jatuh lebih dari 30% dari rekor tertingginya.

Pada hari ini, Minggu (11/3), harga bitcoin turun 2,20% ke level USD 8.593,65 atau Rp 118 jutaan per 1 BTC setelah dibuka di posisi USD 8.787,16 dengan nilai pangsa sebesar USD 145 miliar. Jika ditinjau secara bulanan, nilai kripto satu ini telah tergelincir 60 persen hanya dalam beberapa bulan.

Turunnya harga bitcoin saat ini diperkirakan karena adanya kondisi ketakutan dan kecemasan para penambang. Para analis yakin bahwa berita utama negatif yang terus berlanjut tentang Bitcoin sangat mempengaruhi sentimen pasar dan akhirnya mengarah pada prospek jangka pendek yang suram untuk semua .

“Menurut kami, investor baru dalam dunia kripto tidak memiliki cukup waktu untuk menganalisis apa yang terjadi. Jumlah palsu atau menyesatkan yang dilaporkan dalam beberapa hari terakhir membuat narasinya terlalu menyeramkan. Bahkan para pedagang besar (tapi kurang cerdas) pun mempercayainya,” kata analis London Block Exchange belum lama ini, seperti dilansir Valuewalk.

Seperti diketahui, pekan ini beredar rumor yang mengatakan bahwa salah satu bursa bitcoin, Binance kemungkinan sudah dihack, meskipun mereka berulang kali menyatakan bahwa semua dana pengguna aman. Berita utama lainnya adalah keputusan pernyataan bangkrut dari bekas bursa pertukaran Mt Gox untuk melikuidasi kepemilikan Bitcoin mereka. Dengan bursa yang telah menjual senilai USD 400 juta bitcoin, diyakini dapat berdampak signifikan terhadap harga Bitcoin selama beberapa bulan terakhir.

Di samping itu, tindakan regulator di seluruh dunia pun berdampak negatif terhadap harga Bitcoin. Mungkin memang tidak terlalu mengejutkan bahwa ide yang revolusioner macam Bitcoin kurang diterima oleh regulator. Pemerintah mulai menekan Bitcoin dan kripto lainnya karena kekhawatiran akan dampak potensial terhadap secara keseluruhan. Hingga sejauh ini, baru Jepang saja yang mendukung berkembangnya bitcoin sebagai salah satu metode pembayaran yang sah di negaranya.

Loading...