Anjlok $ 200, Harga Bitcoin Diperdagangkan di Bawah Level $ 1.000

saat ini jatuh ke level 30 hari terendah dan kehilangan lebih dari 200 dalam waktu 24 jam hingga berada pada level 938,73 di Bitstamp Price Index (BPI). Perdebatan terkait perubahan radikal dari yang kemungkinan akan berkembang menjadi jaringan terpisah dengan dua aset yang terpisah akhirnya justru memicu pergerakan menjadi tidak stabil sejak (9/2) lalu.

Kala itu harga Bitcoin jatuh ke level terendah USD 915 dari level di atas USD 1.050 setelah 2 bursa Bitcoin terbesar di menghentikan segala transaksi penarikan bitcoin sampai saat ini. Pada Jumat lalu, angka BPI menunjukkan bahwa digital ini diperdagangkan hampir USD 1.160. Namun 24 jam kemudian Bitcoin kehilangan lebih dari 18% dan berada di posisi USD 948,73.

Sedangkan kemarin, Sabtu (18/3) bitcoin rebound ke level USD 1.000 dan diperdagangkan pada USD 979. Meskipun menunjukkan penurunan yang signifikan, harga bitcoin saat ini sedang dalam periode terpanjang di atas USD 1.000. Bahkan pergerakannya dianggap cukup stabil meski diterpa sejumlah sentimen negatif, termasuk ketidakpastian terkait regulasi China dan penolakan dari bursa Bitcoin pekan lalu.

Penurunan Bitcoin juga muncul di tengah serangkaian keuntungan yang didapat aset berbasis blockchain alternatif seperti ethereum token, ether yang mencapai level tertinggi sepanjang masa di sesi perdagangan terakhir. Seiring dengan jatuhnya harga bitcoin, saingan terberatnya, Ether saat ini telah melonjak dalam sepekan. Harga Ethereum hampir mencapai USD 60 pada perdagangan Jumat (17/3) lalu.

Loading...