Andalkan Hybrid, BMW Indonesia Belum Berani Pasarkan City Car i3

Jakarta – BMW akan meningkatkan penjualan , termasuk yang menggunakan hybrid hingga 100 ribu unit per tahun mulai 2017 mendatang di seluruh , termasuk Indonesia.

“Era mobilitas menggunakan kendaraan listrik akan tiba, namun harus diakui saat ini permintaannya memang belum sampai pada puncaknya,” kata Chief Executive Officer BMW, Harald Krueger.

Sejak tahun ini saja BMW Indonesia sudah mulai menjual i8, sedan berteknologi hybrid. Mobil tersebut dibanderol dengan harga sekitar Rp 3,9 miliar. Selain i8, ada pula model lainnya bernama city car i3 yang full elektrik. Sayangnya BMW Indonesia masih belum berani memasukkan model city car i3 ke Tanah Air.

“i3 belum masuk, karena kami fokusnya ke i8 untuk memperkenalkan hybrid BMW terlebih dahulu. Kalau i3 kan full elektrik, dan itu memerlukan perlakuan spesial,” kata Jodie O’tania, Head of Corporate Communication BMW Indonesia, (30/11) di Jakarta.

Banyak faktor yang mengakibatkan BMW Indonesia belum berani memasarkan i3. Pasalnya, berdasar hasil riset rupanya konsumen di Indonesia sebagian besar baru mengenal teknologi hybrid. Untuk menjual i3 pun menurutnya masih perlu berbagai persiapan seperti pendukung dan sosialisasi ke masyarakat.

Ditambah lagi negara Indonesia juga masih belum memiliki regulasi yang jelas tentang kendaraan bertenaga listrik. Secara global, penjualan city car i3 yang sempat menurun rupanya kembali bergairah sejak Agustus lalu dan mampu terjual 73% dengan total 2.848 unit di seluruh dunia.

Untuk mendongkrak popularitasnya, BMW meningkatkan kapasitas baterai city car i3 yang awalnya 60 Ah kini menjadi 94 Ah untuk terbarunya dan mampu memberikan daya hingga 185 km.

Loading...