Alami Kontraksi Jelang Akhir Tahun, Berikut Harga Besi di Pasaran

Jelang akhir tahun, material pada memang cenderung berkontraksi. Hal ini pun membuat harga atau material bangunan terus merangkak naik. Dan, salah satu bangunan yang biasanya mengalami kenaikan harga jelang akhir tahun ini adalah besi.

Di Sleman, harga besi naik hingga 30 persen pada kuartal awal 2016 lalu. Saat itu, harga besi naik karena terpengaruh harga -barang kebutuhan yang juga merangkak naik. “Pada Februari 2016, besi 8 mm Standar Rp30.000 per batang. Kemudian, di bulan Maret menjadi Rp36.000 per batang,” kata pemilik bahan bangunan Oentoeng di Sleman, Henry Gunawan Cahyono Putro.

Harga besi ini memang sempat mengalami stagnasi ketika pertengahan tahun, dengan besi panjang 8 mm dijual di kisaran Rp34.000 per batang, 10 mm dijual Rp51.000 per batang, dan 12 mm dijual dengan harga Rp74.000 per batang. Kala itu, harga besi relatif tetap karena kondisi ekonomi dalam negeri yang belum stabil.

Namun, jelang tutup tahun 2016, harga besi ini kembali mengalami kenaikan signifikan. Sejak Oktober 2016, harga semua besi beton naik rata-rata 5 hingga 8 persen. Produk besi WF yang awalnya dijual Rp8.600 per kg, kini sudah menyentuh angka Rp9.000 per kg. “Material pada pasar bahan bangunan memang selalu berkontraksi jelang akhir tahun sehingga para pedagang eceran juga sudah menyiapkan persiapan dengan melakukan stok barang pada bulan-bulan sebelumnya,” sambung Henry.

Berikut terbaru kisaran harga besi Standar Nasional Indonesia (SNI) jelang tutup tahun 2016 ini.

Tipe BesiUkuranKisaran Harga (Rp)
Besi Beton6 mm18.000 – 28.000
8 mm24.000 – 46.500
10 mm56.000 – 69.000
12 mm80.000 – 95.000
16 mm135.000 – 160.000
Cakar Ayam8 mm (40 x 40)42.500
8 mm (50 x 50)55.000
Besi Rangka8 mm x 3 m32.000
10 mm x 3 m39.000
Loading...