Aksi Wait and See Investor Lemahkan Rupiah

Rupiah 100rb Dollar 100 makin tak berdaya melawan AS pada penutupan sore ini (16/9). Rupiah berakhir di level Rp 14.459 per AS, level paling rendah sejak tahun . William Suryawijaya, Analis PT Asjaya Indosurya Securities, mengatakan bahwa pelaku sedang mengambil langkah antisipasi menyusul pengumuman bank sentral AS dan (BI) yang kemudian membuat IHSG ikut terkonsolidasi. “Rupiah terhadap AS juga mempengaruhi. Pelaku pasar jadi cenderung menunggu karena melihat depresiasi rupiah yang terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, IHSG juga harus rela terseret ke zona merah setelah bergerak fluktuatif sepanjang hari. IHSG merosot 14,65 poin (setara 0,34%) pada level 4.332,51. Diketahui ada 139 saham yang bergerak melemah, sementara sisanya 121 saham menguat, dan 89 saham masih stagnan. Nilai total mencapai Rp 3,55 Triliun dengan volume 5,19 miliar lot saham.

Beberapa saham yang membebani indeks hari ini adalah INTP (turun 3,75%) di posisi Rp 18.575, ASII (turun 2,07%) di posisi Rp 5.900, UNVR (turun 1,47%) di level Rp 38.425, serta BBNI yang melemah 1,03% hingga berada pada posisi Rp 4.315.

Loading...