Aksi Beli Investor Lokal Selamatkan IHSG

papan IHSGPosisi sore ini (25/8) kembali ditutup melemah melengkapi babak kemerosotan minggu ini. Merujuk dari data Indeks Dolar , Rupiah sore tembus ke level Rp 14.054 per Dolar AS atau melemah 6 poin (setara 0,04%) dari posisi sebelumnya. Pada pergerakan sore ini, Rupiah bergerak di level terendahnya dalam 52 minggu terakhir yakni di kisaran Rp 14.034 hingga Rp 14.095 per Dolar AS.

Anehnya, kali ini Rupiah hanya melemah seorang diri terhadap Dolar AS di antara mata uang se-Asia Tenggara. Sejumlah analis menduga bahwa hal ini terkait sebagai akibat dari intervensi yang dilakukan oleh . Reza Priyambada, Kepala Riset NHK Korindo Securities, menyampaikan bahwa nilai tukar Rupiah yang anjlok menggambarkan kondisi perekonomian Indonesia yang tengah melemah. “Seperti daya beli masyarakat dan kegiatan industri (yang) melemah,” jelas Reza.

Iklim kurang bersahabat dari Rupiah nampaknya tidak terlalu mempengaruhi pergerakan di tanah air. Indeks Saham Gabungan diketahui bergerak di zona hijau sepanjang hari ini, di tangah maraknya aksi jual oleh asing. Kemarin (24/8), sempat melemah hingga lebih dari 3%. Untung saja, oleh investor domestik di hari ini dapat meredam pelemahan tersebut. ditutup menguat 1,55% (64,77 poin) di posisi 4.228,5. Sejumlah 158 saham diperdagangkan naik, 148 saham turun, dan sisanya 64 saham masih stagnan. Volume hari ini mencapai 7,96 miliar lot saham senilai total Rp 6,62 triliun.

Loading...