Aksi Ambil Untuk Investor Tekan Rupiah

Rupiah-USDRupiah kembali bergerak sejak pembukaan hingga tengah hari ini (13/10). Hal yang cukup disayangkan, Garuda harus terseret ke teritori negatif akibat aksi profit taking (ambil untung) dari para sebagai respon dirilisnya pada hari Kamis lalu (8/10).

Dikutip dari Indeks , Rupiah tersangkut pada level Rp 13.572/ pada pukul 10.32 WIB. Sebelumnya, Rupiah telah dibuka melemah pada level Rp 13.471 per AS. Posisi ini lebih rendah dibandingkan level penutupan di hari sebelumnya yang menempatkan Rupiah di angka Rp 13.408 per AS.

Rully Nova selaku analis dari Himpunan Bank Saudara menjelaskan bahwa Rupiah sudah cukup tajam menguat, namun harus melemah pada hari ini akibat aksi ambil untuk dari para investor. “Lebih ke teknikal, karena rupiah menguat cukup tajam sebelumnya” ujarnya.

Berdasarkan konsensus para analis dan ekonom, data pengangguran di Amerika Serikat mengalami penurunan dari yang semula berjumlah 269.000 klaim di bulan sebelumnya menjadi tinggal 263.000 klaim di bulan september 2015.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga telah menurun. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi Indonesia akhir September 2015 mengalami penurunan digunakan untuk stabilisasi Rupiah dan pembayaran utang luar negeri.

Loading...