Akhiri Pekan, Rupiah Melemah ke Level Rp15.960/USD

Rupiah - jateng.tribunnews.comRupiah - jateng.tribunnews.com

JAKARTA – Rupiah harus menerima nasib terbenam lebih dalam di area merah pada Jumat (20/3) sore ketika stimulus yang dilakukan gagal membendung serangan ganas . Menurut laporan Bloomberg Index pada pukul 15.59 WIB, mata uang Garuda melemah 47 poin atau 0,30% ke level Rp15.960 per .

“Saat ini, penurunan belum mampu mendorong penguatan rupiah,” tutur Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim, dilansir Bisnis. “Stimulus yang diberikan oleh bank sentral justru mengindikasikan kepanikan luar biasa kepada pasar. Pasalnya, paket stimulus itu diberlakukan secara mendadak, artinya bisa jadi ada kepanikan yang hebat di bank sentral.”

Hampir senada, Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, menuturkan bahwa kekhawatiran pasar masih tinggi terhadap prospek perlambatan ekonomi di tengah penyebaran virus corona atau Covid-19. Menurutnya, pasar masih belum melihat stimulus yang ada sekarang bisa membantu memulihkan keadaan dengan cepat.

Sementara itu, dari pasar , indeks sedikit mundur dari kenaikan mingguan terbesar sejak krisis 2008 pada hari Jumat, ketika pandemi coronavirus merongrong kekuatan aset berisiko. Mata uang Paman Sam terpantau melemah 0,610 atau 0,59% ke level 102,145 pada pukul 11.32 WIB, setelah kemarin berakhir menguat tajam 1,595 poin atau 1,58% di posisi 102,755.

Seperti diberitakan Reuters, pandemi virus corona dan langkah-langkah karantina yang kejam untuk memperlambat penyebarannya membuat perdagangan global nyaris terhenti, sempat menimbulkan permintaan riil yang besar akan dolar AS untuk menutup biaya bisnis yang mandek. Pada saat yang sama, investor membutuhkan uang tunai untuk menutupi kerugian di pasar saham, melikuidasi segala sesuatu dari emas hingga obligasi untuk mendapatkan greenback.

Per Kamis (19/3), dilaporkan bahwa virus corona sudah membuat 9.278 nyawa melayang dan 130.538 pasien masih berjuang. Menurut www.worldometers.info/coronavirus, sudah ada 225.647 kasus virus corona di seluruh dunia hingga tadi malam pukul 19.33 WIB. Namun, 85.831 orang telah membuktikan bahwa Covid-19 ini bisa dilawan dan disembuhkan.

Paling baru, WHO memperingatkan Benua Afrika agar siap-siap menghadapi pandemi corona. Afrika Selatan menjadi fokus perhatian baru di benua itu dengan kasus-kasus meningkat hampir dua kali lipat menjadi 116 dari dua hari sebelumnya. Para ahli mengatakan, kepadatan di daerah miskin bisa menyebabkan penyebaran wabah lebih cepat.

Loading...