Akhir Pekan, Rupiah Positif Jelang Rilis Data PDB AS

Rupiah - bisnis.comRupiah - bisnis.com

mampu berbalik menguat pada Jumat (27/7) sore, ketika cenderung melandai jelang rilis bruto (PDB) AS kuartal kedua 2018. Menurut Index pukul 15.59 WIB, spot terpantau menguat 46 poin atau 0,32% ke posisi Rp14.417 per dolar AS. Sebelumnya, mata uang Garuda mengawal dengan melemah 22 poin atau 0,15% di level Rp14.485 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp14.483 per dolar AS, terdepresiasi 40 poin atau 0,27% dari transaksi sebelumnya di level Rp14.443 per dolar AS. Di saat yang hampir bersamaan, mata uang Asia bergerak mixed versus greenback, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,29% dialami yuan China, sedangkan pelemahan terdalam sebesar 0,06% menghampiri ringgit Malaysia dan dolar Taiwan.

Dari pasar global, indeks dolar AS terpantau bergerak lebih rendah pada hari Jumat, di tengah penantian akan data ekonomi AS terbaru. Mata uang Paman Sam terpantau turun 0,051 poin atau 0,05%menuju level 94,734 pada pukul 13.17 WIB , setelah kemarin sempat berakhir rebound 0,552 poin atau 0,59% di posisi 94,785.

Dilansir Reuters, rebound greenback kemarin didorong sikap European Central Bank (ECB) yang cenderung dovish pada pertemuan kebijakan terbaru. Saat ini, pasar global sedang menantikan data produk domestik bruto (PDB) AS yang akan dirilis Jumat waktu setempat, dan diperkirakan meningkat 4,1% pada kuartal kedua 2018.

“Dolar AS tampak lebih tinggi secara keseluruhan dan ini mencerminkan dukungan dari faktor fundamental, terutama yield AS yang lebih tinggi, dan saham Wall Street di tengah meningkatnya daya tarik aset berisiko,” kata ahli strategi FX senior di IG Securities di Tokyo, Junichi Ishikawa. “Namun, mata uang ini akan tetap terjebak di antara kenaikan faktor fundamental dan tekanan faktor-faktor politik.”

Loading...