Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Turun

Jakarta – Kurs hari ini Jumat (27/11/2015) dibuka menguat sebesar 3 poin atau 0,02 % ke angka Rp. 13.739/US$. Akan tetapi setelah berjalan sekitar satu jam kemudian, kembali sebesar 2 poin atau 0,01 % ke angka Rp. 13.744 per Amerika Serikat setelah bursa saham dibuka.

Ternyata setelah tidak hanya kurs rupiah saja yang mengalami pelemahan, beberapa mata uang Asia lain juga mengalaminya, tetapi untuk kali ini mata uang Garuda melemah tertipis kedua. Data menyebutkan dolar melemah sebesar 0,04 %, peso Filipina 0,13 %, 0,28 %, Thailand sebesar 0,15 %, dan rupiah melemah sebesar 10 poin atau 0,07 % ke Rp. 13.752/US$.

Pelemahan mata mayoritas mata uang Asia tersebut nampaknya juga berdampak pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (), dimana dia melemah sebesar 14 poin pada Jumat (27/11/2015). UBS menyatakan pergerakan dolar Amerika Serikat kini menjadi kian terbatas. Data dari menempatkan jisdor melemah sebesar 0,10 % atau 14 poin ke Rp. 13.474 per dolar Amerika Serikat.

Perjalanan kurs rupiah pun berlanjut kembali, tepat pukul 11.22 rupiah kembali mengalami pelemahan sebesar 7 poin atau 0,05 % ke Rp. 13.749 per dolar Amerika Serikat. Spekulasi mendapatkan porsi yang lebih kecil dalam SDR IMF menekan mata uang Cina tersebut. Staf IMF sendiri merekomendasikan diperhitungkan sebesar 14-16 % dari SDR, sedangkan konsensus memperkirakan hanya sebesar 10 %. Tercatat kurs mengalami pelemahan yang cukup signifikan sejak bulan September kemarin.kursdolar-rupiah

Selanjutnya tepat pada pukul 13.13 rupiah kembali mengalami pelemahan sebesar 11 poin atau 0,08 % ke angka Rp. 13.753. Pelemahan kali ini terjadi saat indeks dolar Amerika Serikat menguat sebesar 0,03 % ke angka 99,829. Selang tidak lama kemudian, kurs rupiah melemah lagi dengan lebih signifikan yakni sebesar 20 % atau 0,15 % ke Rp. 13.762/US$.

Akhirnya pada Jumat (27/11/2015) ini kurs rupiah ditutup melemah sebesar 59 poin atau 0,43 % dan menembus level Rp. 13.801/US$. Pelemahan rupiah ini dapat terjadi karena adanya depresiasi mayoritas mata uang di Asia. Tercatat hari ini rupiah bergerak paling kuat di level Rp. 13.681/US$ dan paling lemah di level Rp. 13.802/US$.

Loading...