Akhir Pekan, Rupiah Berhasil Rebound di Penutupan Perdagangan

rupiah - www.voaindonesia.comrupiah - www.voaindonesia.com

Jakarta – Sepanjang hari ini, Jumat (28/9), gerak rupiah di spot cukup . Setelah dibuka melemah 21 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp 14.944 per AS, Garuda kemudian sempat berbalik melemah, lalu melanjutkan pergerakannya di zona hijau hingga pukul 13.28 WIB di level Rp 14.894 per AS. Lalu berdasarkan data Bloomberg Index, rupiah ditutup menguat sebesar 20 poin atau 0,13 persen ke level Rp 14.902,5 per USD.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) mematok tengah hari ini, Jumat (28/9) di angka Rp 14.929 per dolar AS, melemah 10 poin atau 0,06 persen dari posisi Rp 14.919 pada Kamis (27/9). Di saat yang bersamaan, mata uang lain di kawasan Asia juga mayoritas terapresiasi terhadap dolar AS, dengan penguatan terbesar ada pada won Korea Selatan yang naik 0,35 persen dan dolar Taiwan menguat sebesar 0,27 persen.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the terhadap sejumlah mata uang utama dibuka menguat 0,123 poin atau 0,13 persen ke 95,017 di awal dagang dan lanjut menguat 0,09 persen atau 0,084 poin menjadi 94,978 pada pukul 08.08 WIB.

Rupiah sendiri tampaknya berhasil mempertahankan posisinya agar tidak melemah terlalu dalam sepanjang perdagangan hari ini, usai Bank Indonesia (BI) kemarin memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Langkah yang ditempuh Bank Indonesia ini dalam rangka merespons keputusan Amerika Serikat, yang belum lama ini telah menaikkan suku bunga acuannya sebanyak 25 basis poin menjadi 2-2,25 persen dan mengakibatkan dolar AS terus menguat.

“Stabilitas rupiah ditopang keputusan BI ini hanya sementara. Tren pelemahan masih meliputi nilai tukar rupiah,” kata analis valuta Kunal Kundu dari Societe General, seperti dilansir Kontan. Selain itu, Kundu juga memprediksi bahwa BI akan menaikkan suku bunga acuannya satu kali lagi pada bulan Desember 2018 mendatang.

Loading...