Akhir Oktober, Rupiah Ditutup Rebound 21 Poin

Rupiah berakhir menguat - nusantara.newsRupiah berakhir menguat - nusantara.news

JAKARTA – Rupiah mampu membalikkan posisi pada perdagangan Rabu (31/10) sore meski indeks AS terus bergerak , menuju level tertinggi 16 bulan, didorong indeks kepercayaan AS yang meningkat. Menurut paparan Bloomberg Index pukul 15.58 WIB, Garuda mengakhiri Oktober dengan menguat 21 poin atau 0,14% ke level Rp15.203 per AS.

Sementara itu, siang tadi mematok kurs tengah berada di posisi Rp15.227 per , menguat 10 poin atau 0,06% dari perdagangan sebelumnya di level Rp15.237 per . Di saat yang bersamaan, mata uang Asia bergerak mixed terhadap , dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,14% dialami dolar Taiwan dan pelemahan terdalam sebesar 0,52% menghampiri rupee India.

Dari global, indeks dolar AS bergerak menuju level tertinggi 16 bulan pada hari Rabu, didukung data ekonomi yang kuat, sedangkan yen Jepang harus turun setelah Bank of Japan memilih mempertahankan kebijakan moneter mereka. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,028 poin atau 0,03% ke level 97,039 pada pukul 11.24 WIB, setelah sempat menembus posisi 97,06.

Seperti diberitakan Reuters, dolar AS mendapat sokongan penuh dari data ekonomi Paman Sam terbaru yang menunjukkan bahwa indeks kepercayaan konsumen tersebut di bulan Oktober naik ke level tertinggi dalam 18 tahun terakhir. Kepercayaan konsumen AS didorong oleh pasar tenaga kerja yang kuat, yang menunjukkan harapan pertumbuhan ekonomi bisa bertahan dalam waktu dekat.

“Penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini cukup positif, terutama karena pertumbuhan lapangan kerja yang kuat,” ujar direktur indikator ekonomi di Conference Board, Lynn Franco, dikutip Bloomberg. “Indeks menunjukkan bahwa konsumen tidak memperkirakan ekonomi kehilangan tenaga dalam waktu dekat. Sebaliknya, mereka mengharapkan laju pertumbuhan yang kuat di awal 2019.”

Di sisi lain, yen Jepang harus bergerak melemah pada hari ini, setelah Bank of Japan memutuskan untuk mempertahankan target imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun di sekitar 10% dan menahan acuan di posisi -0,1%. Mata uang Negeri Sakura terpantau turun 0,08 poin atau 0,07% menuju posisi 113,21 terhadap greenback pada pukul 11.33 WIB.

Loading...