Akhir Kamis, Rupiah Ditutup Menguat Jelang Pertemuan AS-Jepang

Rupiah - www.jatengpos.comRupiah - www.jatengpos.com

Rupiah mampu mempertahankan tren pada Kamis (9/8) sore, memanfaatkan pelemahan yang dialami indeks AS jelang pertemuan antara Negeri Paman Sam dan Negeri Sakura. Menurut Index pukul 15.57 WIB, Garuda terpantau naik 23 poin atau 0,16% ke level Rp14.416 per dolar AS.

Sebelumnya, rupiah sudah berakhir menguat tipis 3 poin atau 0,02% di posisi Rp14.439 per dolar AS pada tutup dagang Rabu (8/8) kemarin. Pagi tadi, tren positif mata uang NKRI berlanjut dengan dibuka naik 4 poin atau 0,03% ke level Rp14.435 per dolar AS. Setelah itu, spot relatif bergerak nyaman di area hijau hingga akhir transaksi.

Dari global, koreksi terhadap indeks dolar AS terus berlanjut pada hari Kamis, setelah yen Jepang bergerak lebih tinggi jelang diskusi perdagangan antara AS dan Negeri Matahari Terbit di Washington, Kamis waktu setempat. Mata uang Paman Sam terpantau melemah 0,031 poin atau 0,03% ke level 95,061 pada pukul 11.03 WIB, setelah sebelumnya berakhir drop 0,094 poin atau 0,10%.

Dikutip Reuters, yen Jepang secara keseluruhan menguat setelah risalah rapat Bank of Japan pada 30-31 Juli 2018 yang dirilis kemarin menunjukkan keinginan salah satu anggotanya akan imbal hasil berjangka panjang yang bergerak dalam kisaran lebih luas daripada yang diindikasikan. Untuk menjadikan kebijakannya berkelanjutan, tersebut telah menyesuaikan skema kontrol kurva imbal hasil dengan cara memandu jangka panjang sekitar 0%.

“Tren pembelian yen telah menghimpun kekuatan sejak awal Agustus ini. Pergerakan uang yang didapatkan dari kabar terbaru Bank of Japan pun menambah momentum lebih lanjut,” ujar senior FX strategist di IG Securities, Junichi Ishikawa. “Pasar saat ini akan fokus pada pembicaraan perdagangan AS-Jepang, terutama mengenai pembahasan tarif mobil.”

Di tengah kekhawatiran mengenai perang perdagangan antara AS dan China, kini fokus para pedagang tertuju pada pertemuan Negeri Sakura dan AS pada Kamis ini yang berlangsung di Washington. Jepang akan memasuki pembicaraan yang berusaha untuk mencegah tarif yang curam pada ekspor mobil dan menangkis pemintaan AS untuk perjanjian perdagangan bebas bilateral.

Loading...