2016, Tahun Kebangkitan Pasar Otomotif Asia Tenggara

Kursrupiah.net – Pasca merosotnya angka penjualan kendaraan roda empat di pasar Tenggara pada tahun dan 2015 lalu, tanda-tanda peningkatan kini mulai terlihat kembali. Penjualan kendaraan di enam negara besar Tenggara (Indonesia, Thailand, , Singapura, Filipina dan ) untuk bulan Mei menyentuh angka 267.417 unit, melonjak 13% dari tahun sebelumnya. Sementara untuk periode Januari-Mei, total penjualan tumbuh 2%, mencapai angka 1.259.689 unit.

Indonesia sebagai pasar utama mengalami kenaikan penjualan hingga 12%, yakni sekitar 88.5128 unit selama dua bulan awal berturut-turut (Januari-Februari 2016). Honda, pabrikan pemegang terbesar ke-2 di Indonesia, memimpin lonjakan penjualan dengan perolehan 50%.

Di Indonesia, pasar terbesar di kawasan ini, penjualan naik 12% menjadi 88.528 kendaraan dan naik untuk bulan kedua berturut-turut. Honda Motor, penguasa marketshare terbesar ke-2 Indonesia, memimpin dengan lonjakan penjualan 50% berkat kehadiran HR-V yang terjual dua kali lipat di tahun ini. Lonjakan penjualan kemudian diikuti oleh Toyota yang menguasai pasar Indonesia, sebesar 36%.

Sementara di Thailand, penjualan kendaraan roda empat meningkat menjadi 66.035 unit atau sekitar 16%, tertinggi dalam 37 bulan terakhir. Penjualan berjenis Pickup dan SUV berhasil rebound setelah kebijakan pajak kendaraan berdasarkan emisi mulai diperkenalkan pada bulan Januari. Meski begitu, Toyota melaporkan bahwa daya beli Thailand belum sepenuhnya pulih akibat gejolak di negara tersebut.

Sebaliknya, penjualan kendaraan roda empat di Malaysia turun 13% dibanding tahun lalu. Malaysia yang semula dijagokan sebagai pasar terbesar ke-3 Asia Tenggara kini gagal memperbaiki angka penjualan mobil dibanding tahun sebelumnya. Hal ini tentu tak lepas dari melambungnya mobil akibat pelemahan nilai tukar Ringgit.

Loading...